Nur Muhammad Maadani

Momen wisuda, orasi guru besar, dan sumpah dokter hewan, langkah Maadani gagah menjadi penanda prosesi. Sebagai pedel, pembawa tongkat kehormatan dan pengawal barisan pimpinan, ia lakukan penuh wibawa dan dedikasi. Namun, ketika prosesi usai dan kembali ke rutinitas utama, sisi periangnya kembali menghiasi. Sebagai staf akademik, ia dikenal supel, humoris, sekaligus teliti, memverifikasi ijazah dan transkrip hingga tuntas setiap hari. Tak jarang lembur di hari libur ia jalani, demi memastikan dokumen lulusan tersusun rapi. Penat tak membuat langkahnya berhenti; lari, sepak bola, badminton, hingga musik menjadi cara Maadani menjaga energi.


