Peluang Kerja

Peluang Kerja

Fakultas Pertanian

1. Manajemen Sumberdaya Lahan
Sebagai tenaga ahli di bidang: pertanian, perkebunan, pertambangan, lingkungan hidup, perencanaan, lembaga keuangan/bank, industri agrokimia, jasa konsultasi; Bekerja di berbagai lembaga pemerintah seperti: Kementerian Pertanian, Bappenas, KLH, Bapedal, BPN, Lembaga Penelitian. Tidak sedikit pula yang bekerja di Perguruan Tinggi baik negeri maupun swasta. Sebagian alumni mengembangkan usaha secara mandiri di bidang: Survei dan Pemetaan, Pengembangan Usaha Pertanian, Perusahaan Pe merintah dan lain-lain.

2. Agronomi Dan Hortikultura
Perkebunan swasta dan negara, perusahaan hortikultura, industri benih, industri, proses produk pertanian, perusahaan swasta nasional dan asing, peneliti/dosen, instansi pemerintah terkait, perbankan/lembaga keuangan, konsultan bidang pertanian, wirausahawan.

3. Proteksi Tanaman
Perusahaan agribisnis, perusahaan agrokimia/pestisida, perusahaan pengendalian hama (pest control), wirausaha bidang agribisnis dan agrokimia, konsultan perlindungan tanaman, dosen, peneliti, wartawan/reporter, LSM dalam bidang lingkungan hidup, pegawai negeri dalam lingkup pertanian (Kementerian Pertanian, Kehutanan, dll).

4. Arsitektur Lansekap
Lembaga/perusahaan konsultan dan kontrak tor arsitektur lanskap, wirausaha di bidang arsitektur lanskap, pe rusahaan properti, resort wisata, resort pemukiman/apartemen/hotel, resort olah raga dan padang golf, BAPPEDA, Kementerian/Dinas Pekerjaan Umum, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, Dinas Pertamanan/Tata Kota, lembaga-lembaga penelitian, dosen di perguruan tinggi.

 

Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis

Dokter Hewan
Lapangan kerja sarjana kedokteran hewan dan dokter hewan sangat beragam. Lapangan kerja ini akan semakin luas seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya taraf hidup masyarakat. Saat ini lulusan FKH IPB telah bekerja di berbagai bidang, diantaranya:

  • Praktek Dokter Hewan, baik di kota besar maupun di daerah sebagai Dokter Hewan Mandiri.
  • Peneliti, konsultan dan pengajar di berbagai instansi pemerintah dan swasta.
  • Pegawai Negeri Sipil, di berbagai instansi pemerintah, baik pusat maupun daerah.
  • Perusahaan Swasta, khususnya yang bergerak di sektor produksi (peternakan) maupun yang berkaitan denga pengolahan hasil peternakan, serta perusahaan makanan dan minuman.
  • Wirausaha bidang agribisnis peternakan, baik yang terkait dengan industrI input produksi, produksi dan industrI hasil produksi di berbagai komoditi ternak.
  • Kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia.
  • Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang terkait dengan bidang keprofesian dan Pemberdayaan Masyarakat

 

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

1. Teknologi & Manajemen Perikanan Budidaya
Industri hatcheri dan pembesaran udang, industri tiram mutiara, industri budidaya berbagai jenis ikan, kerang dan rumpu laut, dosen, peneliti, birokrat, industri pakan ikan, industri obat-obatan dan mikrobiologi, konsultan bidang perikanan, serta wirausaha secara mandiri.

2. Manajemen Sumberdaya Perairan
Dosen, peneliti pada LIPI dan BPPT, pemerhati lingkungan, peneliti, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kehutanan, Kementerian Pertambangan dan Energi, Health and Savety Environment, pengusaha bidang perikanan, wiraswasta, jurnalis kelautan/perikanan dan lingkungan.

3. Teknologi Hasil Perairan
Dosen perguruan tinggi, peneliti pada lembaga penelitian LIPI dan Litbang kementerian bidang penanganan pascapanen, bioteknologi dan pengolahan hasil perikanan, birokrat (pegawai negeri sipil) di lingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan; Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan BAPPENAS, manajer dan supervisor industri pengolahan hasil perikanan bagian produksi dan quality control, auditor mutu pada industri pengolahan perikanan, wirausaha produk hasil perairan, Lembaga perbankan, media massa dan Lembaga Swadaya Masyarakat.

4. Teknologi Dan Manajemen Perikanan Tangkap
Pengusaha dan wirausaha dalam industri perikanan, manajer perusahaan perikanan, konsultan perikanan, perbankan, perencana dan pengelola pembangunan perikanan di instansi pemerintah, dosen, dan peneliti.

5. Ilmu Dan Teknologi Kelautan
PNS (dosen, penelii), swasta (konsultan, wirausaha, eksplorasi, surveyor, usaha perikanan, pemetaan pemodelan kelautan).

 

Fakultas Peternakan

1. Teknologi Produksi Ternak
Pemerintahan : Dosen, Peneliti, Dinas Peternakan, Pemerintah Daerah, Karantina Hewan;
Swasta : Pembibitan Ternak, Pengolahan Hasil Ternak, Rumah Pemotongan Hewan, Retail Produk Peternakan, Karantina Hewan, Badan Kajian Analisis Mutu, Analisis Usaha, Market and Resto, Food Service, Perbankan;
Wirausaha : Budidaya ternak, Pengolahan Hasil Ternak, Distribusi dan Pemasaran Ternak dan Hasil Ternak.

2. Nutrisi Dan Teknologi Pakan
Akademisi : Dosen/ Peneliti, Ilmuwan, Nutritionist/Formulator;
Bisnis : Produsen Pakan (Industri), Produsen Hijauan Pakan, Konsultan Pakan, Supplier Pakan, Peternak, Supervisor, Manager Lapang, Technical Service, Perbankan;
Pemerintahan : Departemen Pertanian, Pemerintah Daerah, Penyuluh Pertanian, Quality Control, Quality Assurance;
Kelompok : Kelompok Ternak, Koperasi Pakan, Konservasi Hijauan, Lembaga Sosial masyarakat.

3. Teknologi Hasil Ternak
Wirausaha pada bidang pengolahan pangan hasil ternak, Industri peternakan, Technical Support (TS) pada industri peternakan, Technical Service Representative (TSR) pada industri peternakan, Research and Development (RND) pada industri Peternakan, Feed Formulator Staf pada industri peternakan, Breeding Supervisor pada industry peternakan, Public Relationship (CSR) Produk Pengolahan Hasil Ternak (Perusahaan swasta), Peneliti Produk Peternakan (BPPT, Dinas Peternakan, dll).

 

Fakultas Kehutanan

1. Manajemen Hutan
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, berbagai lembaga pendidikan nasional maupun internasional, berbagai lembaga penelitian, PERHUTANI, INHUTANI, BUMN, BUMS, LSM Nasional (KEHATI, TELAPAK, WALHI), LSM Internasional (WWF, IUCN, RARE, CI, Tropenbos), Lembaga Internasional (CIFOR, ICRAF, ITTO), Organisasi Independen Nasional (Lembaga Sertiikasi Profesi Kehutanan Indonesia), serta berbagai Perusahaan Swasta, Perbankan (Bank, Konsultan), Industri Alat Berat (Trakindo, United Tractor) dan Wirausahawan (entrepreneur) di bidang terkait kehutanan.

2. Teknologi Hasil Hutan
Di lingkup pemerintahan: Kementerian Kehutanan, Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian dan Perdagangan, Bappenas, BKPM, Pemda; Swasta: Industri perkayuan, pulp kertas, furniture, konstruksi dan desain interior, kerajinan dan souvenir, parfum, farmasi, HPH dan HPHTI, BUMN, Perhutani, Inhutani; Lembaga Swadaya Masyarakat, wartawan.

3. Konservasi Sumberdaya Hutan Dan Ekowisata
Kementerian Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Negara Riset dan Teknologi, LIPI, Perhutani, Inhutani, BUMN, BUMS, LSM nasional dan internasional (WWF, IUCN, RARE, CI, Tropenbos), lembaga internasional (CIFOR, ICRAF, ITTO), Taman Nasional, Kebun Raya, Kebun Binatang, Bank, Konsultan.

4. Silvikultur
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Pertanian, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), lembaga regional dan internasional (CIFOR, ICRAF, BIOTROP), Perum Perhutani, perusahaan pertambangan, perusahaan perkayuan, pulp and paper, wiraswasta, guru, peneliti, dosen, konsultan, LSM kehutanan dan lingkungan, perbankan, pemerintah kabupaten dan kota.

 

Fakultas Teknologi Pertanian

1. Teknik Pertanian Dan Biosistem
Industri peralatan, industri pengolahan hasil pertanian, perusahaan perkebunan, perbankan dan lembaga keuangan, bidang media, lembaga pendidikan lembaga/badan/departemen pemerintahan/ lembaga penelitian.

2. Teknologi Pangan
Bagian produksi, riset dan pengembangan produk dan pemasaran industri pengolahan pangan dan ingredient pangan, Industri peralatan pengemasan pangan, pusat pelayanan informasi bidang pangan, distributor pangan, lembaga pendidikan, industri jasa boga, jurnalistik, konsultan, pemberdayaan masyarakat, instansi pemerintahan, wirausaha sektor pangan.

3. Teknik Industri Pertanian
Industri nasional dan multinasional, technopreneur, lembaga penelitian dan pengem bangan universitas, perbankan dan lembaga keuangan, lembaga pemerintah.

4. Teknik Sipil Dan Lingkungan
Perusahaan konstruksi, penyedia air bersih dan pengelolaan sanitasi; lembaga konsultan, lembaga pendidikan, lembaga
penelitan dan pengem bangan, lembaga/badan/departemen/pemerintahan, wirausaha.

 

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

1. Statistika
Riset dan perencanaan media, riset pemasaran, riset politik/opini publik quick ( count), riset keuangan, perbankan, asuransi, riset bidang pertanian dan lingkungan, riset dan pengembangan (R&D) di berbagai instansi, manajemen data, bidang pendidikan.

2. Meteorologi Terapan
Perguruan Tinggi; Institusi pemerintah seperti BMKG, LAPAN, BPPT, Kementerian Pertanian, Kementerian Lingkungan dan Kehutanan, Kementerian
Pekerjaan Umum dan Perhubungan Rakyat, LIPI; BUMN seperti PT. Jasa Marga, PT. Perkebunan Nusantara, Perum Perhutani; LSM/NGO dan Badan Internasional seperti CIFOR, ICRAF, WWF, TNC, Wetland, GTZ, WHO, FAO, UNDP; Pemerintah daerah dan Swasta (Perkebunan, Agroinsustri); wiraswasta, wartawan.

3. Biologi
Dosen di universitas negeri dan swasta; perusahaan BUMN dan swasta nasional terutama yang bergerak di bidang industri bioteknologi, pertanian, kesehatan, minuman dan makanan; peneliti di balai penelitian baik negeri dan swasta di bidang biologi, bioteknologi, pertanian, kesehatan dan lingkungan; pengajar di SMA dan bimbingan belajar; peneliti/analis di rumah sakit, laboratorium klinis dan sejenisnya; konsultan pada bidang biologi, pertanian, dan lingkungan; wiraswasta.

4. Kimia
Lembaga penelitian dan lembaga pendidikan (dosen, guru dan peneliti); industri kimia, insutri makanan, industri farmasi, market analysis, product management, brand development, research and development, planning, QC, pengolahan limbah, expor-impor dan wirausaha.

5. Matematika
Menurut CareerCast, Forbex, dan Fortune, 6 dari 10 pekerjaan terbaik ialah ahli data, aktuaris, analis sisyem komputer, matematikawan, perekayasa peranti lunak, dan statistikawan. Matematika menawakan peluang karir yang sangat beragam. Seorang Sarjana Matematika dapat berkarir di berbagai bidang yang membutukan daya analisis dan kemampuan kuantitatif kuat, seperti pendidikan, penelitian, asuransi/aktuaria, keuangan/perbankan, investasi, riset pemasalan, teknologi informasi, manajemen, riset operasi, dan tentu saka dapat melanjutkan studi ke jenjang pascasarjana.

6. Ilmu Komputer

  • Administrator basis data, administrator jaringan, administrator projek teknologi informasi, administrator server
  • Analis sistem, back-end developer, front-end developer
  • Data scientist, konsultan teknologi informasi
  • Security enginer, software architect, software quality assurance
  • Software tester, startup founder.
  • UI designer, UX designer.
  • Peneliti, pengajar

7. Fisika

  • Lembaga penelitian : BATAN, LAPAN, BPPT, LIPI;
  • Perguruan Tinggi (Dosen) : Universitas Negeri dan Swasta;
  • Insudtri : Manufakktur, Otomotif, IT, Perminyakan;
  • BUMN : PLN dan Telkom;
  • Sekolah Meneng

8. Biokimia
Berbagai perusahaan yang menggunakan proses biokimia atau sistem hayati (mikrob) dalam produksi bahan baku bersumber dari alam (antara lain: produksi MSG dan susu fermentasi/olahannya); Perusahaan agribisnis berbasis itofarmaka; Lembaga pemerintah (BPOM) dan lembaga-lembaga penelitian (antara lain : Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik, Balai Besar Penelitian Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian, Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI, Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Lembaga Biologi Molekuler Eijkman); Lembaga pendidikan (jenjang perguruan tinggi dan menengah atas).

9. Aktuaria
Seorang Sarjana Aktuaria dapat meniti karir sebagai Aktuaris Penilai (Valuatioan Actuaries), Aktuaris Penentu Harga (Pricing Actuaries), Aktuaris Konsultan (Consulting Actuaries), atau Aktuaris Dana Pensiun (Pension Actuaries). Di Indonesia para aktuaris umumnya bekerja di industri/lembaga asuransi jiwa, asuransi umum, asuransi sosial, reasuransi, asuransi jiwa syariah, konsultan aktuaria, dana pensiun, investasi/bursa, keuangan/perbankan, pendidikan, konsultan manajemen, Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

 

Fakultas Ekonomi dan Manajemen

1. Ekonomi Pembangunan
Instansi pemerintah (Bappenas, Kementerian Keuangan, PEMDA, Kementerian Perhubungan, Kementerian PU, BPKP) maupun swasta (ASTRA, Sinar Mas, BEI); Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK); Perbankan (Bank Mandiri, BNI, BRI, Bank Niaga, Bank Muamalat, Bank Syariah Mandiri, dll); Lembaga riset (LIPI, Intercafe, INDEF), BUMN, universitas, wirausaha.

2. Manajemen
Menjadi manager professional di berbagai bidang (Manager HRD, Ma nager Accounting, Manager Produksi, dan Manager Pemasaran); Menjadi wirausaha mandiri; Menjadi aparatur pemerintah pusat dan daerah, LSM, konsultan dan peneliti; Menjadi tenaga profesional di berbagai lembaga keuangan baik negeri, swasta na sional dan multinasional serta BUMN.

3. Agribisnis
Wirausaha mandiri pada berbagai usaha agribisnis; Manajer profesional pada berbagai usaha agribisnis; Aparat pemerintah (pusat dan daerah), LSM pendamping petani dan pengusaha agribisnis, konsultan agribisnis, dan atau peneliti bidang agribisnis; Staf manajerial di lembaga keuangan bank dan non-bank yang terkait dengan kegiatan agribisnis.

4. Ekonomi Sumberdaya Dan Lingkungan
Peneliti, dosen, konsultan, birokrat, swasta, LSM di bidang ekonomi ekonomi pertanian, sumbersaya dan lingkung.

5. Ekonomi Syariah
Lembaga keuangan syariah (perbankan, asuransi, pegadaian), sector public (pemerintah pusat dan daerah); sector swasta (dunia bisnis, LSM, lembaga internasional).

 

Fakultas Ekologi Manusia

1. Ilmu Gizi
Perencanaprogrampangandangizidiinstansipemerintah(BAPEDA,BKP,Kementerian Kesehatan dsb); Konsultan di bidang pangan, gizi dan kesehatan; Peneliti di bidang gizi, pangan dan kesehatan; Industri pangan di bagian pengembang produk, quality control ; Ahli gizi di rumah sakit dan industri pangan, serta pendidik.

2. Ilmu Keluarga Dan Konsumen
Pengelola program pemberdayaan keluarga, anak dan konsumen di instansi pemerintahan /swasta (BKKBN, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, YLKI, LSM, CSR Perusahaan dsb); Industri jasa konsultasi di bidang keluarga, tumbuh kembang anak dan konsumen; Pengelola/pendidik di Institusi pendidikan anak usia dini ; Tenaga akademi dan peneliti di bidang keluarga, tumbuh kembang anak dan konsumen; Tenaga penanganan “customer service/complain”.

3. Komunikasi Dan Pengembangan Masyarakat

  • Perencana dan penyelenggara program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (corporate social responsibility) baik di perusahaan nasional maupun multi-nasional yang bergerak di sektor pertanian, kehutanan, perkebunan, perbankan, industri, energi maupun pertambangan.
  • Pegiat dalam aksi-aksi pemberdayaan, pengembangan masyarakat, dan pengentasan kemiskinan yang dilakukan oleh instansi pemerintah, lembaga donor, atau lembaga swadaya masyarakat,Konsultan Masalah Sosial
  • Perencana kebijakan dan penyelenggara program-program penyuluhan pertanian, komunikasi bisnis, komunikasi massa dan komunikasi pembangunan.
  • Peneliti di lembaga-lembaga penelitian dan atau dosen di perguruan tinggi, serta aparat Pemerintah Daerah dan Pusat.
  • Jurnalis atau wartawan pada media cetak atau elektronik.
  • SDM yang berkualitas di perusahaan teknologi informasi, perusahaan provider internet; rumah produksi ilm, stasiun televisi, event organizer, danpublic relations.

 

Sekolah Bisnis

Bisnis
Lulusan Program Studi Sarjana Bisnis tidak hanya dirancang untuk menguasai konsep teoritis bisnis dan perencanaan bisnis tetapi juga mampu memulai bisnis baru dan membuat strategi pengembangan bisnis. Dengan bekal pengetahuan yang didapatkan selama kuliah, lulusan Program Studi Sarjana Bisnis dapat berkiprah menjadi wirausaha muda pemula, perancang bisnis, konsultan dan pendamping bisnis (pemasaran, keuangan dan sumberdaya manusia), pengembang bisnis, wirausaha sosial, analis kredit dan keuangan. Selain itu lulusan dapat bekerja sebagai profesional/eksekutif di perusahaan atau sebagai pembuat kebijakan kewirausahaan di instansi pemerintah dan BUMN.

 

Sekolah Vokasi

Lulusan Sekolah Vokasi dirancang untuk menguasai kemampuan melaksanakan pekerjaan yang kompleks termasuk keterampilan merencanakan dan melaksanakan kegiatan tertentu serta memecahkan masalah dengan tanggung jawab mandiri, memiliki keterampilan manajerial, pengawasan dan bimbingan serta mampu mengikuti perkembangan pengetahuan dan teknologi di dalam bidang keahliannya. Selain itu diharapkan lulusan Sekolah Vokasi dapat memenuhi kebutuhan industri baik dari segi kompetensi maupun jumlah. Dengan bekal pengetahuan yang didapatkan selama kuliah, lulusan Sekolah Vokasi dapat berkiprah menjadi wirausaha, manajer lini pertama, supervisor, teknisi akuntansi madya atau tenaga ahli madya di bidang pertanian, kelautan, dan biosains tropika sesuai dengan kebutuhan dunia kerja (link and match).