IPB University Tertinggi dalam Permohonan Paten Nasional 2025 dengan 145 Invensi
IPB University terus mendorong sivitas akademika di lingkungan kampusnya untuk terus berkarya melahirkan temuan-temuan spektakuler. Berkaca pada capaian tahun 2025 lalu, IPB University adalah perguruan tinggi dengan jumlah permohonan paten terbanyak. Jumlah tersebut mencapai 145 permohonan paten dan paten sederhana berdasarkan data Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum RI.
Capaian tersebut menunjukkan posisi IPB University sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga produktif dalam menghasilkan inovasi yang bernilai ekonomi.
Tingginya jumlah permohonan paten ini mencerminkan meningkatnya kontribusi civitas akademika IPB University dalam mendorong hilirisasi riset dan pengembangan teknologi yang aplikatif.
Rektor IPB University, Dr Alim Setiawan Slamet, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari komitmen kuat institusi dalam membangun ekosistem inovasi yang berkelanjutan.
Ia menegaskan, “Kami mendorong agar setiap invensi tidak hanya berhenti di laboratorium atau jurnal, tetapi dapat dilindungi secara hukum dan dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat.”
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa peningkatan jumlah paten ini juga tidak terlepas dari penguatan sistem pendampingan, insentif, serta kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk industri dan pemerintah.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi strategi utama dalam mempercepat proses komersialisasi hasil riset.
Secara tidak langsung, Dr Alim juga menekankan bahwa budaya inovasi harus terus ditumbuhkan di lingkungan kampus.
Ia menyatakan bahwa keberhasilan ini diharapkan mampu memotivasi dosen, peneliti, dan mahasiswa untuk terus menghasilkan karya inovatif yang berdampak nyata.
Dengan capaian ini, IPB University optimistis dapat terus berkontribusi dalam pembangunan nasional berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. (dr)
