HA IPB University Gelar Dialog Capres RI 2024-2029 dan Food and Agriculture Summit III, Dua Capres Hadir

HA IPB University Gelar Dialog Capres RI 2024-2029 dan Food and Agriculture Summit III, Dua Capres Hadir

HA IPB University Gelar Dialog Capres RI 2024-2029 dan Food and Agriculture Summit III, Dua Capres Hadir
Berita

Himpunan Alumni (HA) IPB University menggelar Food and Agriculture Summit III dan Dialog Calon Presiden (Capres) Republik Indonesia periode 2024-2029. Acara diselenggarakan di IPB International Convention Center (IICC), Kota Bogor (18-19/12).

Ketua panitia drh Sukma Kamajaya menuturkan, Food and Agriculture Summit III digelar sebagai bahan memberikan rekomendasi, koreksi dan masukan kepada pemerintah dalam rangka mewujudkan kedaulatan agromaritim seperti yang diamanatkan dalam konstitusi negara.

“Seperti kita ketahui, agromaritim terbukti saat krisis COVID-19 dan krisis ekonomi, telah menjadi bantalan pertumbuhan sektor ekonomi di negara kita. Kita rindu sebagai insan IPB University, pertanian menjadi perhatian bagi para pemimpin kita di masa datang,” katanya.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) HA IPB University, Dr Walneg S Jas menerangkan, acara Food and Agriculture Summit III yang digelar dua hari memiliki dua agenda. Pertama, sebagai ajang menyosialisasikan Buku Putih HA IPB University yang disampaikan oleh para penyusun gagasan-gagasan alumni IPB University untuk agromaritim Indonesia.

“Jadi yang ada di flyer itu semua adalah alumni IPB University lintas profesi dan lintas keahlian yang menyusun buku ini, sehingga memang tidak ada orang lain yang berkompeten untuk menyosialisasikan kecuali beliau-beliau yang sudah bersedia menyusun Buku Putih ini,” ungkap Dr Walneg.

Agenda kedua, lanjut dia, adalah Dialog Capres periode 2024-2029. Pada agenda ini para capres menyampaikan visi dan misi yang berkaitan dengan kedaulatan agromaritim.

Dalam kesempatan yang sama, HA IPB University menyerahkan Buku Putih kepada para capres dengan harapan gagasan-gagasan alumni IPB University di sektor agromaritim dapat digunakan, paling tidak diperhatikan dan dijadikan prioritas.

“Saya ingin menyampaikan bahwa dalam situasi ini tidak mudah untuk mendapatkan waktu yang pas menghadirkan capres. Dinamika dan perjuangannya setengah mati, karena beliau-beliau ini sangat sibuk,” ungkapnya.

Dr Walneg mengatakan, ada dua capres yang hadir di acara HA IPB University tersebut, yaitu Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo. Ia mengatakan pihaknya sudah berusaha agar capres Prabowo Subianto dapat hadir. Namun hingga akhir acara hanya dua capres saja yang berdialog tentang agromaritim di depan para alumni IPB University.

“Forum ini bukan forum kampanye dan dukung mendukung. Kita ingin berdialog. Yang ingin kita perjuangkan bersama-sama dengan semua capres adalah bagaimana kedaulatan agromaritim menjadi agenda prioritas bangsa kita ke depan,” jelasnya.

Sementara itu, Rektor IPB University Prof Arif Satria dalam sambutannya menyampaikan bahwa agromaritim adalah sektor kehidupan yang mampu menyediakan jasa, pangan, energi dan biomaterial. Dengan demikian, menguatkan sektor agromaritim menjadi penting untuk menyelamatkan kehidupan masa depan.

“Mudah-mudahan dengan seminar ini semakin kuat kita dan para capres pun merespons dan memiliki platform yang sama dengan kita, sehingga kita menjadi negara yang berdaulat dalam bidang agromaritim, dan itulah sumber kemakmuran bangsa untuk menciptakan masyarakat adil dan makmur,” tutur Prof Arif. (MHT/Rz)