Kabupaten Indramayu Harapkan IPB University Bisa Kembangkan 10 SPR
Tim Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University melakukan kunjungan ke Kabupaten Indramayu, Selasa (5/11). Kunjungan ini dalam rangka sosialisasi kegiatan SPR sekaligus tindak lanjut rencana pembentukan SPR di Kabupaten Indramayu.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua SPR LPPM IPB University, Prof Muladno, Plt. Bupati Indramayu, Taufik Hidayat, SH, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Ir Joko Purnomo, Camat Kecamatan Sliyeg dan para kepala desa dan para peternak di Kabupaten Indramayu. Tim IPB University diterima di Ruang Ki Tinggil Sekretariat Daerah Kabupaten Indramayu.
Dalam kesempatan ini, Prof Muladno mengatakan, salah satu tujuan kegiatan SPR adalah membangkitkan kembali semangat peternak untuk pengembangan kegiatan peternakan dan melakukan penataan ternak. Selain itu, SPR juga membantu peternak melalui peningkatan pengetahuan, kesadaran, dan penguatan keterampilan peternakan rakyat.
“Program ini memiliki tujuan yaitu mewujudkan usaha peternakan rakyat dalam suatu perusahaan kolektif yang dikelola dalam satu manajemen, meningkatkan daya saing usaha peternakan. Kegiatan SPR di suatu wilayah dapat dikembangkan maksimal selama empat tahun hingga peternak mencapai salah satu tujuan kegiatan SPR yaitu mewujudkan kemandirian dan kedaulatan peternak rakyat secara kolektif berjamaah,” ujar dosen IPB University dari Fakultas Peternakan ini.
Melalui pertemuan ini harapannya LPPM IPB University dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu dapat saling bersinergi dalam menjalin kerjasama dengan baik sehingga implementasi pengembangan SPR di Kabupaten Indramayu dapat segera terealisasi.
Sementara itu Plt. Bupati Indramayu, Taufik Hidayat, SH menyampaikan, program dan implementasi SPR sudah ditunggu-tunggu oleh para peternak Indramayu. Menurutnya dengan adanya SPR dapat mengubah pola pikir peternak, peningkatan keterampilan dan pengetahuan peternak, agar dapat menerima IPTEKS yang ada.
Ia berharap tim IPB University dapat mengembangkan program SPR di 10 Desa di Kecamatan Sliyeg dengan komoditas ternak yang akan ditingkatkan yaitu ternak sapi.
Hal yang sama disampaikan oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Ir Joko Purnomo bahwa dalam mendukung Program SPR, Pemerintah Kabupaten Indramayu akan membangun pabrik pakan ternak mini di Kecamatan Majasari agar para peternak tidak membeli konsentrat dari luar Kabupaten Indramayu. (WD/Awl/Zul)
Keyword: SPR, Sekolah Peternakan Rakyat, Kabupaten Indramayu, LPPM IPB University
