Rektor IPB Dapat Hadiah Baju Nias dari Bupati Nias Utara
Untuk mengembangkan perikanan dan kelautan di Kabupaten Nias Utara, Provinsi Sumatera Utara, Bupati Nias Utara gandeng Institut Pertanian Bogor (IPB). Penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan antara Rektor IPB, Dr. Arif Satria dan Marselinus Ingati Nazara bertempat di Ruang Sidang Rektor Kampus IPB Dramaga, (3/4). Pada kesempatan ini, Rektor IPB mendapatkan cindera hati berupa baju adat khas dari Kab. Nias Utara.
Dalam kesempatan tersebut, rektor mengatakan kerjasama akan dilaksanakan dalam berbagai bidang. Namun saat ini fokus pada perikanan dan kelautan.
“Sebelumnya Kab. Nias Utara sudah melakukan kerjasama dengan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB di bidang pendidikan. Selain itu ada juga kerjasama terkait riset,” ujarnya.
Untuk bidang pendidikan, rektor menjelaskan bahw IPB memiliki berbagai jalur mandiri, diantaranya jalur Beasiswa Utusan Daerah (BUD), jalur Ujian Talenta Masuk IPB (UTMI) jalur Ketua OSIS dan jalur prestasi. Jalur tersebut merupakan salah satu cara IPB untuk mencetak sumberdaya manusia yang unggul dalam menghadapi tantangan ke depan.
Dalam bidang inovasi, IPB termasuk perguruan tinggi yang unggul. Dari tahun 2008 hingga saat ini, IPB selalu mendominasi Inovasi Indonesia Paling Prospektif di Business Innovation Center (BIC).
“Ini menunjukan bahwa IPB sudah sangat berkembang. Tinggal langkah berikutnya bagaimana inovasi tersebut dapat dimanfaatkan seluas-luasnya. Di Fakultas Perikanan dan Kelautan. IPB memiliki banyak ahli. Ini dapat mendukung peningkatan sektor-sektor perikanan di Nias. Demikian juga dalam bidang pendidikan dan peternakan yang bisa memacu pembangunan di Nias,” ujarnya.
Ia berharap kerjasama ini dapat terus berlanjut dan terus berkembang. Salah satunya semoga Nias Utara bisa jadi stasiun lapang karena IPB saat ini sudah memiliki 100 stasiun lapang. Stasiun lapang merupakan ajang pembelajaran di bidang pertanian, peternakan dan perikanan.
Sementara itu Bupati Kab. Nias Utara, Marselinus Ingati Nazara mengatakan Kab. Nias Utara terbentuk pada tahun 2008. Kepulauan Nias berpotensi besar di sektor pariwisata dan perikanan dan kelutan.
“Untuk menggali lebih dalam akan potensi d wilayah kami, maka kami ingin menjalin kerjasama dengan IPB. Harapannya, MoU ini bisa membawa dampak besar kepada Nias Utara. Saya juga sangat bersyukur ada putra-putri kami yang telah berhasil menyelesaikan kuliah di IPB, diantaranya telah lulus dari Kedokteran Hewan, Departemen Kimia, Departemen Fisika, dan Sekolah Vokasi. Saya berharap bisa diberikan kesempatan yang lebih luas untuk putra-putri Nias Utara yang lainnya untuk kuliah di IPB,” ujarnya.
Penandatanganan Mou disaksikan Wakil Rektor lll bidang Kerjasama dan Sistem Informasi, Prof. Dodik Ridho Nurrochmat, Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Dr. Luki Adrianto dan sejumlah pejabat IPB dan jajaran pimpinan Kab. Nias Utara. (dh/Zul)
