Musrenbang IPB Tahap I

Musrenbang IPB Tahap I

Musrenbang
Berita
Institut Pertanian Bogor (IPB) menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan dan Pengembangan (Musrenbang) Tahap I, Senin (5/10), di IPB International Convention Center (IICC), Bogor. Kegiatan tahunan ini diikuti oleh fakultas, departemen, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) serta pusat yang ada di bawah LPPM, dan unit penunjang. Musrenbang dibuka secara resmi oleh Rektor IPB Prof.Dr. Herry Suhardiyanto. 
 
Dalam arahannya Rektor menyampaikan pencapaian kerja pada tahun 2015 dan arah pengembangan IPB tahun 2016. "Kita memiliki renstra 2014-2018 dengan fokus penguatan sistem dan pengarusutamaan pertanian. Adapun tahun 2016 merupakan tahun reputasi inovasi, maka saya harapkan penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi di IPB akan fokus pada upaya menghasilkan inovasi untuk meningkatkan mutu produk, sistem, model dan kebijakan. Saya harapkan kita menjadi tim yang kompak untuk mewujudkan hal ini," harap Rektor.
 
Seperti yang disampaikan oleh Rektor pada Sidang Paripurna Terbuka Majelis Wali Amanat (MWA) IPB (media.ipb.ac.id/2015/09/sidang-paripurna-terbuka-majelis-wali-amanat-mwa-ipb-30915/ ) capaian kerja IPB per Januari sampai dengan September sebesar 81.81%, dengan keberhasilan pengembangan sistem manajemen kerja (Simaker) IPB sebagai pedoman kerja, dasar perencanaan dan pengambilan keputusan. Simaker yang dikembangkan IPB tersebut terdiri dari lima perspektif, yakni stakeholder, finansial, research and academic excellence, internal bussiness process, dan capacity building.
 
Dalam arahannya, Rektor menyampaikan usulan beberapa program yang membutuhkan perhatian lebih di tahun 2016. Diantara usulan program tersebut yakni penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, publikasi ilmiah internasional, penerbitan paten dan komersialisasi hasil riset, pengembangan kerjasama internasional, mobilitas dosen, kegiatan mahasiswa, akreditasi dan sertifikasi, pengembangan kurikulum, bahan pustaka dan sumberdaya manusia (SDM), honor dosen dan tenaga kependidikan non PNS serta lanjutan pembangunan gedung dan pengadaan sarana dan prasarana pendidikan.
 
Terdapat hal yang berbeda pada pelaksanaan Musrenbang tahap I kali ini. Tidak seperti sebelumnya, kali ini diskusi perencanaan dan pengembangan IPB dibagi menjadi sebelas kelompok dengan masing-masing fokus bidang diskusi. Kesebelas fokus diskusi tersebut meliputi bidang pemeliharaan, pengembangan sarana dan prasarana, pengembangan IT sistem informasi, promosi, tata kelola organisasi dan kegiatan penting, operasional kantor, peningkatan kualitas SDM, penelitian dan pengabdian pada masyarakat, peningkatan publikasi ilmiah, inovasi dan komersialisasi hasil riset, penjaminan mutu, kemahasiswaan dan alumni serta akademik. (as)