FEM IPB Gelar Kuliah Umum Kebijakan Fiskal Pertanian

FEM IPB Gelar Kuliah Umum Kebijakan Fiskal Pertanian

Berita

Fakultas Ekonomi Manajemen (FEM) Institut Pertanian Bogor (IPB) menyelenggarakan Kuliah Umum ‘Kebijakan Fiskal Pertanian” bagi mahasiswa Sekolah Pasca Sarjana, Kamis (24/2) di Kampus IPB Darmaga. Kuliah umum ini menghadirkan narasumber Kepala Pusat Kebijakan APBN, Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Askolani, SE, MA.

“Kenaikan harga komoditas pangan dunia turut memicu kenaikan inflasi di domestik. Beberapa negara telah mengambil langkah-langkah responsif, baik melalui kebijakan moneter maupun kebijakan fiskal,” kata Askolani. Saat ini  ketahanan pangan dunia  menjadi isu yang paling krusial. Sebagian negara produsen pangan telah mengurangi ekspornya guna menjaga pasokan dalam negeri.

Kenaikan harga minyak  dan perubahan iklim, lanjut Askolani,  turut mendorong naiknya tingkat inflasi Indonesia. ”Inflasi tahun 2010 mencapai 6,98 persen.  Di beberapa daerah  seperti Mataram, Pangkal Pinang, Bengkulu, Bandar Lampung, Kupang, Pontianak, Banjarmasin, dan Ambon tingkat inflasi jauh di atas inflasi nasional. Tahun 2011 inflasi diperkirakan  1- 5 persen,”  ujar Askolani.

Krisis pangan yang terjadi saat ini sangat kompleks, karena berhubungan dengan permasalahan konsumsi dan produksi. Permasalahan konsumsi diantaranya: kenaikan permintaan akibat pertambahan penduduk, penggunaaan pangan untuk bahan bakar, dan peningkatan kesejahteraan yang berimbas pada kenaikan kebutuhan komoditas pangan. Permasalahan produksi diantaranya: kerusakan tanah, produktivitas rendah, penurunan lahan irigasi, penggunaan lahan untuk usaha non pertanian, pengalihan air pertanian untuk kebutuhan air warga perkotaan dan persoalan iklim global.  Kegiatan ini dipandu moderator Ketua Departemen Ilmu Ekonomi, Dr.Dedi Budiman Hakim.(ris)