IPB Sosialisasikan Jalur Masuk Mahasiswa Baru
Institut Pertanian Bogor (IPB) mensosialisasikan jalur masuk mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), dalam Seminar Pendidikan Program Sarjana “Perluasan Akses dan Peningkatan Mutu Pendidikan”, Rabu (19/1), di IPB International Convention Center.
“Selama 30 tahun, IPB menerapkan sistem penerimaan mahasiswa baru melalui penelusuran bakat dan minat atau disebut Undangan Seleksi Masuk IPB (USMI). Namun sejak terbitnya PP No.66 Tahun 2010, jalur seleksi penelusuran bakat dan minat termasuk USMI dianggap sebagai jalur ujian mandiri. Selanjutnya, dengan pertimbangan berbagai hal, jalur undangan (USMI) akhirnya diintegrasikan dalam SNMPTN,” papar Rektor IPB, Prof. Dr.Ir.Herry Suhardiyatno, M.Sc.
Rektor IPB selaku Ketua Umum Panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) mengatakan, SNMPTN yang diikuti 60 perguruan tinggi negeri memiliki dua jalur, yakni ujian tulis dan jalur undangan untuk siswa-siswa berprestasi. Jalur undangan akan dibuka Februari hingga Maret mendatang. Perguruan tinggi negeri diharapkan menerima mahasiswanya melalui jalur SNMPTN minimal sebanyak 60 persen.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan IPB, Prof. Yonny Koesmaryono mengatakan daya tampung IPB melalui SNMPTN 2011 baik jalur undangan dan jalur ujian sebesar 83 persen, Ujian Talenta Masuk IPB (UTM) sebesar 10 persen, Beasiswa Utusan Daerah (BUD) dan Prestasi Internasional dan Nasional (PIN) sebesar 7 persen. “Proses pendaftaran SNMPTN memakai sistem online. Khusus peserta jalur undangan adalah sekolah yang terdaftar sistem database SNMPTN tahun 2010 dan diprioritaskan memiliki akreditasi A dan B. Sekolah peserta jalur undangan mengirimkan siswa pelamar terbaiknya untuk diseleksi menjadi calon mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri yang diminati,” jelas Prof. Yonny. Siswa peserta dapat memilih dua perguruan tinggi negeri dan memillih masing-masing tiga program studi yang diinginkan.
Dalam kesempatan tersebut hadir pula sebagai pembicara, Prof. Dr.Illah Sailah, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen DIKTI Kemendiknas, Wakil Rektor Bidang Riset dan Kerjasama IPB, Dr.Anas Miftah Fauzi dan Direktur TPB IPB Dr.Ibnul Qayyim. (ris)
