Dialog Sore RRI: Tim Crantz dan Zuper T IPB Beberkan Keunggulan Produknya
Mahasiswa IPB yang tergabung dalam tim ‘Crantz’ dan ‘Zuper T’ yang berhasil memenangkan juara I dan II Kompetisi Teknologi Pangan Internasional "10th Institute of Food Technologists Annual Meeting and Food Expo" di Chicago Juli lalu, beberkan keunggulan produknya saat Dialog Sore Radio Republik Indonesia (RRI), Selasa (10/8). Tim Crantz terdiri dari mahasiswa Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian IPB, yaitu Saffiera Karleen, Margaret Octavia, Stefanus, dan Agus Danang Wibowo.
Tim ini menyampaikan karya ilmiah hasil penemuan mereka mengenai makanan sarapan cereal "crantz". Sementara tim Zuper T terdiri dari lima mahasiswa dari departemen sama, yaitu Zulfahnur, Henni Septiana, Laras Aryandini, Helena Widyasitoresmi, dan Eri Suhesti. Tim Zuper T mempresentasikan hasil penemuan mereka berupa `puff cereal` yang terbuat dari tempe, pisang, dan jagung sebagai makanan jajanan sehat dan terjangkau harganya.
“Produk Crantz mempunyai beberapa keunggulan yakni tanpa pengawet, berasal dari bahan baku lokal, rasa alami, praktis, harga terjangkau, dan mengandung protein lebih tinggi dibanding produk single saja,” kata Margaret. Kandungan proteinnya mencapai 20 persen. Kandungan protein yang tinggi ini karena adanya campuran kedelai. Bahan baku yang mudah didapat ini dapat memperbaiki gizi masyarakat khususnya anak-anak di Nusa Tenggara Timur (NTT). Di NTT, singkong kurang dimanfaatkan secara optimal sebagai makanan pokok utama dan sumber karbohidrat, padahal menurut Margaret kualitas singkong di sana tinggi. “Singkong NTT sering dipasarkan ke Jawa dan Sulawesi,” ujar Margaret didampingi Saffiera. Masa simpannya pun bisa mencapai tujuh bulan bila disimpan dalam alumunium foil tanpa vakum. Rasanya manis dan beraroma alami pisang ambon hijau.
Produk Crantz sangat prospektif dikembangkan dalam skala industri. Harga satu bungkus crantz dengan isi 50 gram dijual seharga Rp 2.500,-.
Begitu pula produk tim Zuper T, perpaduan tepung pisang, tepung jagung dan tepung tempe menghasilkan produk ekstruder yang disukai anak-anak. “ Kandungan gizinya pun tak kalah dengan makanan jajanan lain. Zuper dapat menjadi alternatif makanan jajanan sehat. Tanpa bahan pengawet dan rasa alami.Harganya pun terjangkau. Satu bungkus produk Zuper berisi 30 gram dibrandol Rp 1500,-,” papar Laras Aryandini. Pembimbing Tim Crants dan Zuper T terdiri dari beberapa dosen IPB, yaitu Dr Dahrul Syah, Prof Purwiyatno Hariyadi, Dr Ratih Dewanti Hariyadi, dan Dr Eko Hari Purnomo, dan Dr Feri Kusnandar.(ris)
