Pelatihan Internasional Teknologi Tepat Guna di IPB
Dalam upaya untuk mengembangkan teknologi yang terkait dengan pengembangan produk makanan,Creata IPB menyelenggarakan Pelatihan Internasional Teknologi Tepat Guna untuk meningkatkan nilai tambah produk pangan.(11-23/1)
Pelatihan yang disponsori oleh Sekretariat ASEAN dan Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia ini diikuti oleh peserta perwakilan negara-negara se-Asia Pasifik seperti Afganistan, Bangladesh, Cambodia, Indonesia, Lao PDR, Maldives, Myanmar, Nepal,Vietnam, serta tuan rumah Indonesia, demikian dikatakan Ir.M. Yanuar Purwanto,MS
Lebih lanjut Ir. Yanuar menyampaikan para peserta pelatihan dibekali tentang strategi nilai tambah pengembangan produk makanan dan contoh yang telah dikembangkan di Indonesia. Dalam pelatihan ini juga para peserta diajarkan bagaimana cara pengolahan produk makanan kering yang populer di Indonesia.
Ucapan selamat dan terimakasih disampaikan Rektor IPB kepada peserta pelatihan dan Sekretariat ASEAN dan Kementrian Koperasi UKM atas dukungan yang telah diberikan.
Rektor mengharapkan para peserta dapat menerapkan pengetahuan dan teknologi tepat guna di negara mereka sendiri dan dapat mempelajari kemajuan arus teknologi yang tepat untuk teknologi pengolahan. Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk dapat mengembangkan komunikasi dan kerjasama yang baik antar peserta, pelatih, sponsor dan negara-negara yang terlibat.
Asisten Direktur untuk Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura dari Kementrian Koperasi dan UKM, Syamsudin dalam sambutannya mengatakan program ini merupakan sebuah upaya bersama untuk mendukung Negara-negara Anggota ASEAN, khususnya Kamboja, Laos, Myanmar, Vietnam dan harapannya melalui pelatihan ini produk koperasi atau produk pertanian dapat menembus pasar.
Sementara itu, Akimura Nagaoka, Perwakilan dari Asosiasi Sekretaris ASEAN, menyampaikan dalam pelatihan ini dapat dipelajari situasi perkoperasian dan UMKM di Indonesia. Hal ini dapat menjadi perbandingan bagi para peserta untuk meningkatkan dan memperbaiki perekonomian nasionalnya. (Dh)
