BEM-KM IPB Gelar Ragam Budaya Fotranusa 2008
Dalam rangka Peringatan 80 tahun Sumpah Pemuda Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) IPB berkomitmen melestarikan aset-aset Nasional bangsa yang begitu bernilai harganya yang berupa kekayaan budaya, bahasa, busana, Tarian, makanan, sampai Olahraga tradisional.
Melalui Departemen Budaya, Olahraga dan Seni BEM KM IPB bekerja sama dengan Organisasi Mahasiswa Daerah (OMDA) IPB menggelar program kerja tahunan bidang budaya bertajuk Festival Olahraga Tradisional dan Budaya Nusantara (FOTRANUSA) 2008. Kegiatan FOTRANUSA 2008 terbagi menjadi dua kegiatan besar yaitu Gebyar Budaya Nusantara (GENUS) yang dilaksanakan pada tanggal 6-7 Desember 2008 bertempat di Gedung Graha Widya Wisuda (GWW) dan Festival Olahraga Tradisional Nusantara tanggal 14 Desember 2008 bertempat di Lapangan Hijau Gedung Andi Hakim Nasution.
Kegiatan FOTRANUSA 2008 mempunyai tema "Menggali Harta Karun Terpendam Potensi Budaya dan Olahraga Tradisional Bangsa" yang diilhami dari kondisi terkini masyarakat khususnya kaum muda yang sudah mulai tidak mengenal kekayaan budayanya sendiri. "Mereka lebih kenal budaya-budaya modern. Kondisi tersebut lebih disebabkan generasi muda kita tidak dikenalkan dengan budaya Indonesia yang beranekaragam sejak dini. Kita juga tidak ingin kekayaan budaya kita dicuri oleh negara lain, kalau bukan kita siapa lagi yang menjaga dan melestarikan" ujar Menteri Budaya, Olahraga dan Seni BEM KM IPB, Afid Ihsanul Khotami.
Gebyar Budaya Nusantara (GENUS) 2008 Menampilkan beberapa kategori acara seperti Tarian Daerah, Presentasi Daerah, Kreasi Daerah, Festival Makanan Tradisional, Peragaan Busana Tradisional dan Kuis OMDA Berani dan Expo Budaya Nusantara. Masing-masing kategori acara yang ditampilkan mendapatkan penilaian dari dewan juri dan pemenangnya diumumkan di akhir acara.
GENUS 2008 memiliki perbedaan dengan GENUS sebelumnya, peserta kali ini yang berjumlah 19 OMDA lebih sedikit daripada tahun sebelumnya yang berjumlah 24 OMDA, namun hal tersebut tidak mengurangi kemeriahan dan kualitas dari acara yang diadakan kali ini. Sebanyak 19 Organisasi Mahasiswa Daerah (OMDA) tersebut antara lain : IPMM Minang, IMMAM Medan, Himaja Jambi, IMBR Bengkulu, IKPMR Riau, IKAMUSI Sumatera Selatan, ISBA&IKPB Bangka Belitung, KEMALA Lampung, Pamaung Bandung, KMB Banten, PGMC Ciamis, HimaRika Kuningan, Panatayuda Karawang, IKADA Indramayu, AYUMAS Solo, Manggolo Putro Ponorogo, KMHD Bali, KPMKB Kalimantan Barat, BUD Kutai Kalimantan Timur. Perbedaan lainnya yaitu pada stand untuk Expo Budaya Nusantara. Stand yang dibuat kali ini sengaja dibangun dengan tema etnik agar nuansa tradisionalnya lebih terasa. Selain itu kategori acara Presentasi Daerah dibarengi dengan Peragaan Busana Tradisional sehingga suasana yang tercipta lebih hidup dan menghibur.
Acara lain yang baru kali ini ada pada acara GENUS adalah Kuis OMDA Berani, kuis OMDA Berani menjadi sesi paling seru, peserta dari kuis ini adalah teman-teman OMDA yang berpartisipasi dalam GENUS 2008 dimana masing-masing peserta beradu pengetahuan tentang budaya nusantara.
Acara yang didukung oleh Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga serta Departemen Budaya dan Pariwisata Republik Indonesia ini juga dihadiri oleh
Bunga dan Fakhrul yang merupakan Mojang Jajaka Kota Bogor 2008, keduanya
didaulat untuk menjadi juri dalam kategori acara Festival Makanan Tradisional. Menurut Bunga dan Fakhrul, GENUS merupakan sebuah acara yang perlu terus diadakan dan dicontoh karena saat ini jarang anak muda yang memiliki perhatian terhadap kebudayaan bangsa Indonesia, keduanya pun merasa senang dapat turut serta dalam acara ini.
Hari pertama GENUS 2008 dibuka secara simbolik dengan pemukulan gong oleh Rektor IPB dalam hal ini diwakili Direktur Kemahasiswaan IPB Dr. Rimbawan. Beliau berpesan kegiatan ini menjadi cerminan miniatur mini Indonesia, dan menjadi media pemersatu, saling mengenal, belajar budaya, bahasa, adat daerah satu dengan daerah lain. Hari pertama dimeriahkan oleh Ekshibisi penampilan spektakuler tarian Reyog Ponorogo dari Manggolo Putro Ponorogo, penampilan yang atraktif dari tim Reyog tersebut mampu menyihir 2500-an penonton yang memadati gedung Graha Widya Wisuda tempat diadakannya acara ini.
Hari kedua GENUS dimeriahkan dengan penampilan Tari Kecak yang dibawakan teman-teman dari Keluarga Mahasiswa Hindu Drama (KMHD) Bali. Seperti malam sebelumnya, penampilan tari Kecak yang belum pernah ditampilkan tahun-tahun sebelumnya juga mampu membuat ribuan penonton betah berada di dalam gedung sampai akhir acara.
Acara puncak GENUS 2008 adalah penganugrahan piala untuk setiap pemenang kategori acara GENUS 2008. Pemenang kategori Tari Daerah adalah Manggolo Putro Ponorogo dengan tari Reyog Ponorogo, untuk kategori Kreasi Daerah pemenangnya adalah IMMAM Medan dengan Upacara Adat Pernikahan. Presentasi Daerah, Expo Budaya Nusantara dan Kuis OMDA Berani pemenangnya berturut-turut adalah KMHD Bali, IKPMR Riau dan KEMALA Lampung.
Pemenang dari Festival Makanan Tradisional adalah IKPMR Riau dengan Roti Jala sebagai makanan andalan. Kategori yang paling ditunggu-tunggu adalah pengumuman juara umum GENUS yang tahun ini direbut oleh IKPMR Riau.
Presiden BEM KM IPB Gema Buana Putra dalam sambutannya menyampaikan bahwa penilaian dilakukan bukan berdasarkan bagus atau tidaknya budaya dari suatu daerah melainkan dari cara tiap daerah menampilkan dan mengemas budaya atau adat yang dimiliki, karena tiap daerah di Indonesia memiliki keunikan masing-masing.
Acara GENUS 2008 ditutup oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan IPB, Prof. Dr. Ir Yonni Koesmaryono, M.Sc dan disambung dengan digelarnya Festival Olahraga Tradisional pada 14 Desember 2008. Kegiatan berupa perlombaan Engrang, terompah panjang, Tarik tambang, Lari Balok diikuti oleh 8 Perguruan Tinggi di Bogor, selain itu juga dimeriahkan oleh Ekshibisi DEBUS Banten dari OMDA KMB Banten. (nUr/BEM-KM)
