PKSPL IPB dan Warga Kepulauan Seribu Adakan Aksi Bersih Pantai

PKSPL IPB dan Warga Kepulauan Seribu Adakan Aksi Bersih Pantai

Berita

1_400_04Selasa pagi (19/8), matahari
naik sepenggalah. Warga Pulau Harapan dan Pulau Kelapa berpakaian biru muda
bertuliskan ‘Lestarikan Pantai dan Laut Kepulauan Seribu' berduyun-duyun
memadati halaman Kantor Kecamatan Kepulauan Seribu Utara. Hari itu mereka mengikuti
launching Aksi Bersih Pantai yang diselenggarakan Pusat Kajian Sumberdaya
Pesisir dan Lautan Institut Pertanian Bogor (PKSPL-IPB) bekerjasama Kementrian
Negara Lingkungan Hidup didukung oleh Taman Nasional Kepulauan Seribu,  Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu
Provinsi DKI Jakarta dan pihak swasta. Kegiatan Aksi Bersih Pantai ini sudah
mulai dilaksanakan bulan Juli lalu, namun launching-nya baru bisa
diselenggarakan akhir Agustus.

 

Sembari menunggu, hadirin
disuguhi sajian kesenian  lokal Marawis.
Waktu menunjukkan pukul 08.00 WIB. Panitia yang sehari sebelumnya telah
mempersiapkan acara ini,  menghimbau
hadirin untuk memenuhi kursi  kosong. Tak
lama berselang, banyak hadirin yang terpaksa berdiri kehabisan tempat duduk.

 

Acara diawali sambutan Wakil
Ketua PKSPL Dr. Luky Adrianto. "Beberapa wilayah laut dan pesisir Pantai Utara
Jawa telah mengalami kerusakan parah. Kerusakan lingkungan laut dan pesisir
terjadi, akibat over eksploitasi sumberdaya alam (overfishing) dan
pencemaran," kata Dr.Luky.  Dampak
negatif pencemaran laut tidak saja dapat merusak dan mematikan komponen biotik,
tapi juga membahayakan kesehatan, bahkan bisa mematikan manusia.  Pencemaran juga menurunkan nilai estetika
perairan laut dan pesisir menjadi bau serta kotor.

 

 "Program Aksi Bersih Pantai ini bertujuan
menjaga keseimbangan ekosistem  laut
sehingga masyarakat bisa memanfaatkan sumberdaya yang ada secara
berkesinambungan turun temurun dengan sebaik-baiknya," imbuh Dr. Lucky.

 2_400_04

Aksi Bersih Pantai ini sebagai
awal pelaksanaan program pemulihan kualitas lingkungan dan sumberdaya alam di
Kepulauan Seribu Tahun 2008-2009. Selanjutnya, setiap Jum'at warga Pulau
Harapan dan Pulau Kelapa secara rutin menggelar Aksi Bersih Pantai.   Kegiatan ini bukan sekedar membersihkan pantai
dari kotoran sesaat, tetapi juga pengembangan sistem pembersihan sampah dan
pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Program pemulihan kualitas lingkungan dan
sumber daya alam merupakan rangkaian kegiatan rehabilitasi ekosistem dan sumber
daya yang ada di wilayah Kepulauan Seribu.

 

 Kegiatan tersebut mencakup rehabilitasi   terumbu karang, ekosistem padang lamun,
ekosistem mangrove dan sumberdaya perikanan.  Rehabilitasi terumbu karang  meliputi penyuluhan dan kampanye kebersihan
lingkungan, transplantasi terumbu karang, pembuatan terumbu karang dan
penyuluhan serta pelatihan konservasi terumbu karang.

 

Rehabilitasi ekosistem mangrove
meliputi regreening (penghijauan atau penanaman ulang), dan peningkatan
kesadaran masyarakat tentang pelestarian ekosistem mangrove. Rehabilitasi
sumberdaya perikanan meliputi penguatan existing sea farming,
peningkatan kualitas habitat ikan, dan peningkatan kesadaran nelayan tentang
penangkapan ikan berwawasan lingkungan. Program tersebut dilaksanakan  diantaranya di Pulau Panggang, Pulau Kelapa,
Pulau Pramuka, Pulau Harapan,  Pulau
Karang Congkak, Pulau Goba Semak Daun, Pulau Karya,  dan Pulau Tidung

 4_400

"Pemulihan ini berlangsung
selama tiga tahun dimulai pada Juni 2007 hingga Juni 2010," kata Dr. Luky.  Kepala Program Manajemen Sumber Daya Alam dan
Lingkungan  PKSPL IPB  Dr. Ario
Damar menambahkan PKSPL juga melakukan penanaman pohon asuh. "Jenis pohon asuh
yang ditanam antara lain jambu air, jambu batu, mangga dan belimbing." Wakil
Camat Kepulauan Seribu Utara Satriadi Gunawan, M.Si menyambut baik
program-program PKSPL IPB. " Kami berharap program-program dan aksi bersih  PKSPL IPB memiliki dampak luas bagi ekosistem
laut dan pantai Kepulauan Seribu." Di akhir acara dilakukan penandatangan
komitmen dan ikrar bersama aksi bersih pantai.

 3_400_02

 

Hadir dalam launching tersebut
perwakilan dari Taman Nasional Kepulauan Seribu,  PT.China
National Offshore Oil Corporation
(PT.
CNOOC), Lurah Pulau Harapan dan Lurah Pulau Kelapa. (ris)