Reuni Akbar FATETA IPB, “Back Together for Relationship Buildingâ€
Untuk pertama kalinya, reuni akbar alumni Fakultas Teknologi Pertanian (FATETA) IPB angkatan 2-40 diselenggarakan di IPB International Convention Center (IICC), Bogor (28/7). Menurut Ketua Panitia II, Dr. Ir. Rokhani Hasbullah, FATETA telah melahirkan sebanyak 9.000 orang alumni yang tersebar di seluruh penjuru tanah air.
Diusianya yang kini telah menginjak 42 tahun, FATETA yang dulu kita kenal dengan FATEMETA telah menghasilkan alumni yang sukses dan memberikan kontribusi terhadap bangsa dan negara melalui bidang yang digeluti, baik di bidang akademis, profesional, birokrasi maupun bisnis. Oleh karena itu perlu dibina hubungan yang harmonis antara FATETA dengan para alumninya agar dapat menjadi katalisator dalam usaha membangun dan memajukan FATETA di masa yang akan datang. tandas Dr. Rokhani.
Reuni ini digelar dengan berbagai agenda, selain pemutaran video kenangan, peluncuran tiga buah buku yakni, Manfaat dan Bahaya Bahan Tambahan Pangan (BTP) buah pikiran Dahrulsyah, Syatrya Utama, Zuhri Mahrus, Faizah Fauzan, Rinto Siahaan, Onny Oktavia, Slamet Supriyadi, Wahyu Kartawijaya, juga buku Teknologi Bioenergi (Erliza Hambali, Siti Mujdalipah, Armansyah H. Tambunan, Abdul Waries Pattiwiri, Roy Hendoko) serta Buku "Riset Kebijakan Metode Penelitian untuk Pascasarjana" karya Prof. Eriyatno dan Dr. Fadjar Sofyar.
Selain kedatangan Rektor beserta pejabat IPB lainnya, acara yang berlangsung meriah tersebut dihadiri sekitar 500 alumni. Rektor IPB sangat berbangga atas prestasi yang berhasil FATETA selama usianya yang sudah terbilang dewasa ini. "Saya sangat berbangga sekali walaupun saya bukan alumni FATETA, tapi fakultas ini telah berhasil memperoleh paten terbanyak di seluruh IPB," ujarnya saat memberikan sambutan.
Acara dikemas sedemikian rupa dengan diselingi hiburan dengan menampilkan kreasi seni dari mahasiswa yang tergabung dalam Seni Musik dan Seni Gentra Kaheman. Acara dipandu oleh Undang Suhendar (Presenter Indosiar) dan Iin Insani Alumni Fateta.
Acara juga diramaikan dengan expo hasil kreativitas dan prestasi dari civitas akademika fateta baik dosen ataupun mahasiswa. Kegiatan ini juga memberikan kesempatan kepada para alumni fateta untuk dapat memamerkan produk atau karyanya masing-masing.
Dalam reuni akbar ini dilakukan launching logo alumni yang terpilih berdasarkan hasil lomba yang diikuti oleh para alumni dan mahasiswa Fateta. Sebagai pemenang loba desain logo alumni adalah Sdr Radityo mahasiswa Departemen Teknologi Industri Pertanian angkatan 41.
Selain itu, juga dilangsungkan pemberian penghargaan untuk alumni berprestasi yang dibagi ke dalam empat kategori, yaitu: birokrat, akademisi, profesional dan pengusaha. Penerima platinum Award adalah: Dr. Anton Apriantono (F15) dari kalangan birokrat (Menteri Pertanian); Dr. Nurmahmudi (F17) dari kalangan birokrat (Mantan Menteri Kehutanan & Perkebunan); Ir. Teddi Setiadi (F5) dari kalangan birokrat (Irjen Depdag); Prof.Dr. Djoko Said Damarjati (F4) dari kalangan birokrat (Dirjen P2HP Deptan); . Ir. M. Fauzi Thoha (F6) dari kalangan professional (Direktur Sugar Group Company); Ir. Adhi Lukman (F17) dari kalangan pengusaha (PT. Niramas Utama, Marketing Director); Prof.Dr. Tien R. Muchtadi (F4) dari kalangan akademisi (Guru Besar TPG/ITP Fateta IPB).
Kesempatan reuni tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk membangun jaringan usaha di kalangan alumni Fateta IPB. Keberadaan jaringan tersebut dimaksudkan untuk memberikan nilai tambah dari kegiatan sinergi diantara alumni; membuka peluang bagi alumni yang ingin memasuki dunia bisnis; memudahkan interaksi antara pengusaha dengan para birokrat; membuka lapangan kerja atau magang bagi alumni yang baru lulus serta sebagai wadah untuk menampung mahasiswa yang akan praktek lapangan. (zul/nUr)
