Wisuda Tahap I IPB University Luluskan 700 Wisudawan, Wakil Menteri Koperasi RI Turut Hadir
IPB University menggelar Wisuda Tahap I Tahun Akademik 2026/2027 di Grha Widya Wisuda (GWW), Rabu (19/8). Sebanyak 700 lulusan dikukuhkan, terdiri atas 14 program Doktor, 59 program Magister, dan 627 program Sarjana.
Rektor IPB University, Dr Alim Setiawan menegaskan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan momentum bagi lulusan untuk membawa ilmu pengetahuan ke tengah masyarakat.
Ia juga menjelaskan makna di balik desain toga baru IPB University yang dirancang oleh desainer Didiet Maulana.
Menurut Dr Alim, motif pada toga merepresentasikan identitas dan perjalanan IPB University sebagai perguruan tinggi yang tumbuh dari kekayaan alam serta budaya Indonesia.
Unsur-unsur flora yang dituangkan dalam desain menjadi simbol pertumbuhan, sementara keseluruhan motif menggambarkan keberagaman, keterhubungan, dan semangat kolaborasi.
Ia menyatakan, toga tersebut diharapkan menjadi simbol bahwa lulusan IPB University tidak berhenti bertumbuh setelah menyelesaikan pendidikan, tetapi terus memberikan kontribusi bagi bangsa.
“Dhara Sadhaniya yang Anda kenakan saat ini mungkin akan dilepas dalam beberapa jam. Namun, semoga makna motif yang di dalamnya tidak akan dilepaskan,” katanya.
Pesan tersebut sejalan dengan yang disampaikan Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia Farida Farichah, MSi yang hadir memberikan selamat kepada para wisudawan. Farida, yang juga alumnus Magister Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam IPB University, menekankan bahwa kelulusan justru menghadirkan tanggung jawab yang lebih besar.
Ia mendorong lulusan IPB University mengintegrasikan kepemimpinan dan kompetensi keilmuan dengan peta jalan kedaulatan pangan serta pembangunan ekonomi desa. Menurutnya, ilmu harus dibuktikan melalui manfaat nyata bagi masyarakat.
“Wisuda adalah tanggung jawab lebih besar, pembuktian ilmu memberikan manfaat bagi Masyarakat,” terang dia.
Farida menilai lulusan IPB University memiliki keunggulan dan kompetensi yang dapat mengambil posisi strategis dalam menjawab tantangan bangsa. Karena itu, inovasi perlu berjalan bersama integritas, termasuk dengan mengintegrasikan arah pembangunan ekonomi melalui penguatan koperasi.
Ia berharap semakin banyak generasi muda melihat koperasi sebagai kelembagaan ekonomi yang modern dan relevan dengan perkembangan zaman. Pesannya kepada lulusan IPB University, agar menjadi generasi yang menghubungkan ilmu pengetahuan dengan dunia usaha, inovasi, dan kebutuhan masyarakat, sekaligus berkontribusi dalam membangun ekosistem ekonomi yang kompetitif dan pembangunan bangsa. (MW)
