Mahasiswa IPB University Siap Mengabdi di Pekon Pura Jaya, Ini Harapan Bupati Lampung Barat
Sebanyak 11 mahasiswa IPB University siap melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi di Pekon Pura Jaya, Kecamatan Kebun Tebu, Kabupaten Lampung Barat. Program pengabdian berlangsung selama 40 hari, mulai 7 Juli hingga 17 Agustus 2026.
Bupati Lampung Barat, H Parosil Mabsus, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan IPB University yang menjadikan Lampung Barat sebagai lokasi pelaksanaan KKNT Inovasi.
Ia berharap kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat mampu menghadirkan ide-ide kreatif dan inovatif yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah, khususnya terkait komoditas kopi di sana.
“Kami berharap mahasiswa IPB University dapat berkontribusi melalui berbagai inovasi yang mampu meningkatkan nilai tambah komoditas kopi, baik melalui pengembangan produk turunan maupun strategi peningkatan daya saing produk lokal,” ujarnya saat menerima mahasiswa di Rumah Dinas Bupati Lampung Barat.
“Dengan demikian, kopi Lampung Barat tidak hanya dikenal dari hasil panennya, tetapi juga dari produk olahan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi,” imbuh Bupati.
Selama berada di Pekon Pura Jaya, mahasiswa akan menjalankan berbagai kegiatan pengabdian sebagai implementasi semangat Kampus Berdampak. Sejumlah program antara lain pemetaan potensi pengembangan multiusaha kehutanan desa, pemanfaatan limbah cascara kopi menjadi ecoprint dan pewarna alami, pengembangan website desa wisata, hingga pengembangan pusat informasi situs arkeologi.
Seluruh capaian program tersebut nantinya akan disuguhkan dalam Pesta Rakyat Pura Jaya yang juga menghadirkan bazar, pagelaran seni budaya, pengenalan produk unggulan desa, kampanye lingkungan, serta penandatanganan komitmen keberlanjutan program.
Sekretaris Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship (LPAAI) IPB University, Danang Aria Nugroho, SE, MSi, mengatakan, KKNT Inovasi merupakan wujud komitmen IPB University dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi.
Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat tidak hanya memberikan pengalaman belajar bagi mahasiswa, tetapi juga memperkuat pembangunan berbasis potensi lokal.
“Melalui sinergi ini diharapkan pengembangan sektor pertanian dan perkebunan kopi di Lampung Barat semakin kuat melalui inovasi budi daya, pengolahan hasil, penguatan kelembagaan masyarakat, serta pengembangan kewirausahaan berbasis komoditas lokal. Dengan demikian, program KKNT Inovasi menjadi wujud nyata peran IPB University sebagai Kampus Berdampak sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.
