IPB University dan ZMT Jerman Perluas Kolaborasi Tridarma
IPB University bersama Leibniz Centre for Tropical Marine Research (ZMT), Jerman, memperkuat kemitraan strategis melalui penandatanganan letter of intent (LoI) di Kampus IPB Dramaga, Bogor (9/6). Penandatanganan menjadi langkah awal untuk mengembangkan kerja sama internasional dalam bidang pendidikan, penelitian, pengembangan profesional, serta berbagai kegiatan pelatihan dan pertukaran akademik.
Delegasi ZMT dipimpin oleh Prof Raimund Bleischwitz, Scientific Director ZMT, didampingi Dr Sebastian Ferse. Mereka diterima oleh Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB University, Dr Beginer Subhan, bersama para peneliti senior FPIK, di antaranya Prof Kustiariyah, Prof Hefni Effendi, serta Asisten Direktur Kerjasama dan Jejaring Internasional, Dr Cici Suhaeni.
Dr Beginer mengatakan, kemitraan antara IPB University dan ZMT telah terjalin lebih dari tiga dekade dan menghasilkan berbagai bentuk kolaborasi, termasuk alumni IPB yang menempuh pendidikan di ZMT. Melalui pertemuan ini, kedua institusi membahas arah pengembangan kerja sama yang lebih luas.
“Kolaborasi IPB dengan ZMT ini sudah lebih dari 30 tahun. Beberapa staf kami juga merupakan lulusan ZMT. Hari ini kami berdiskusi untuk membuat arah kolaborasi baru, terutama terkait pendidikan, penelitian, topik scientific diving, blue food, tourism, dan human activities,” ujarnya.
Dalam paparannya, Prof Raimund Bleischwitz memperkenalkan berbagai kerja sama internasional yang telah dikembangkan ZMT untuk mendukung penyelesaian isu-isu global di bidang kelautan. Salah satunya melalui kontribusi pada World Ocean Assessment (WOA) III dengan mengembangkan konsep Ecosystem Co-Design, yang kini menjadi salah satu perhatian dalam kebijakan lingkungan internasional.
Melalui LoI ini, IPB University dan ZMT sepakat mengeksplorasi peluang kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, pengembangan profesional, dan pelatihan. Kedua institusi juga berkomitmen mendorong penelitian kolaboratif, penyelenggaraan kuliah umum dan simposium, pertukaran mahasiswa, dosen, serta peneliti, hingga pertukaran data, informasi, dan berbagai materi akademik pada bidang yang menjadi kepentingan bersama.
LoI ini menjadi landasan awal bagi pengembangan kerja sama yang lebih luas. Ke depan, berbagai program tersebut akan diformalkan melalui perjanjian bersama sesuai kebutuhan kedua belah pihak, sehingga diharapkan semakin memperkuat jejaring internasional IPB University sekaligus mendorong pengembangan riset dan pendidikan kelautan yang memberikan kontribusi bagi penyelesaian berbagai tantangan global. (dh)
