IPB University Datangkan Ahli, Bahas Peran Kopi sebagai Komoditas Unggulan

IPB University Datangkan Ahli, Bahas Peran Kopi sebagai Komoditas Unggulan

ipb-university-datangkan-ahli-bahas-peran-kopi-sebagai-komoditas-unggulan
Ilustrasi: magnific
Berita

IPB University melalui Sekolah Kopi kembali menyelenggarakan pembelajaran tematik bertajuk “Kopi sebagai Penggerak Perubahan dan Harapan” Pada pertemuan pertama yang diselenggarakan pada hari Senin (6/7), peserta diajak memahami peran strategis kopi, tidak hanya sebagai komoditas unggulan, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Dr Ahmad Junaedi selaku narasumber menjelaskan bahwa kopi merupakan salah satu komoditas penting di Indonesia dengan kontribusi ekonomi yang besar. Selain menjadi sumber pendapatan bagi negara, kopi juga menjadi sumber kehidupan bagi petani, ruang inovasi bagi para kreator, peluang usaha bagi pengusaha, serta wadah bagi generasi muda untuk berkarya melalui kewirausahaan.

“Arabika dan robusta telah menjadi dua jenis utama dalam sejarah pengembangan kopi di Indonesia sejak abad ke-16. Saat ini, sekitar 95 persen areal dan produksi kopi nasional dikelola oleh perkebunan rakyat, sehingga pengembangan sektor kopi memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Dr Ahmad Junaedi.

Tak hanya itu, peserta turut memperoleh wawasan mengenai tren industri kopi nasional, mulai dari perkembangan kedai kopi di Indonesia, ragam inovasi produk berbasis kopi, hingga tantangan yang dihadapi sektor kopi, seperti perubahan iklim yang berdampak terhadap produktivitas tanaman. Selain itu, peserta juga dikenalkan dengan teknik pemanenan kopi yang tepat, meliputi panen racutan, panen setengah selektif, dan panen selektif untuk menjaga kualitas hasil panen.

Sesi diakhiri dengan diskusi interaktif mengenai berbagai tantangan dan peluang pengembangan industri kopi. Salah satu poin yang ditekankan adalah pentingnya memperkuat hilirisasi dan membangun kemitraan yang baik dengan petani agar tercipta jaminan pasar serta peningkatan nilai tambah produk kopi Indonesia.

Melalui Sekolah Kopi, IPB University berharap peserta tidak hanya memahami aspek budi daya kopi, tetapi juga mampu melihat kopi sebagai komoditas strategis yang dapat mendorong inovasi, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. (*/Rz)