Kisah Inspiratif Nabil Bintang Prayoga: Anak Penjual Jamu yang Sukses Menjadi Lulusan Terbaik IPB University
Nabil Bintang Prayoga, atau yang akrab dipanggil Bintang, lulusan Program Studi Statistika dan Sains Data IPB University, membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk meraih prestasi gemilang.
Pada Wisuda Tahap VIII Tahun Ajaran 2025/2026 Juli lalu, Bintang lulus dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) nyaris sempurna 3,99, hingga akhirnya dinobatkan sebagai Lulusan Terbaik Sekolah Sains Data, Matematika, dan Informatika sekaligus Lulusan Terbaik Program Sarjana IPB University.
Lulusan SMAN 1 Subah, Kabupaten Batang, Jawa Tengah ini menempuh jalan akademisnya melalui jalur SNMPTN (kini SNBP) dengan dukungan beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K).
“Saya sangat bersyukur dapat menyelesaikan perjalanan ini sebagai lulusan terbaik. Pencapaian ini saya persembahkan untuk kedua orang tua dan kakak saya yang selalu memberikan doa, dukungan, dan semangat. Mama selalu mengatakan bahwa warisan terbaik yang dapat diberikan orang tua adalah pendidikan,” ucapnya.
“Meskipun kedua orang tua saya hanya lulusan SLTA, mereka berhasil mengantarkan kedua anaknya menempuh pendidikan tinggi, dan kami berdua sama-sama menjadi lulusan terbaik di kampus masing-masing. Bagi saya, pencapaian ini adalah hasil dari doa, kerja keras, dan dukungan keluarga,” jelas Bintang terkait dukungan di balik perolehannya ini.
Berasal dari keluarga sederhana di mana orang tuanya menjalankan usaha salon dan depot jamu, Bintang menjadikan beasiswa KIP-K sebagai motivasi utama untuk belajar sungguh-sungguh.
“Saya tertarik pada bagaimana data dapat diolah menjadi informasi yang bermanfaat untuk mendukung pengambilan keputusan. Selain itu, program studi ini memiliki reputasi yang sangat baik di Indonesia dengan kurikulum yang memadukan antara dunia statistika dengan data science,” kata Bintang mengungkap alasannya memilih Statistika dan Sains Data IPB University.
Selama masa kuliah, ia aktif mengembangkan diri, baik di bidang akademik maupun organisasi. Rekam jejak organisasinya meliputi Staf Biro Internal Ormawa Eksekutif PKU, Staf HRD Pionir Muda, hingga dipercaya menjadi Direktur Departemen Data Analytics Gamma Sigma Beta dan Komti Statistika dan Sains Data ’59. Selain itu, ia juga berpengalaman sebagai asisten dosen dan magang di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, bahkan menjuarai beberapa Olimpiade Statistika.
Perjalanan akademisnya bukan tanpa tantangan. Pengalaman yang paling berkesan baginya adalah saat harus menyeimbangkan antara magang, kompetisi, proyek freelance, dan penyelesaian skripsi secara bersamaan.
Namun, dengan manajemen waktu yang baik, ia berhasil melaluinya dengan gemilang. Bintang bahkan menjadi mahasiswa pertama di program studinya yang berhasil mendapatkan surat keterangan lulus (SKL) setelah sidang skripsi yang diselesaikan hanya tiga hari setelah seminar hasil.
Kini, Bintang siap mengawali babak baru dalam perjalanan karier melalui Management Development Program (MDP) – Location di PT Indomarco Prismatama. Kesempatan ini menjadi langkah awal baginya untuk berkembang sebagai calon pemimpin, dengan mengemban peran sebagai static and instrument analyst.
