STP IPB University Jajaki Kolaborasi dengan Tiga Startup Binaan Hong Kong Cyberport
Tim Inkubator Bisnis Science Techno Park (STP) IPB University melalui program Promoting Research and Innovation through Modern and Efficient Science and Techno Park (PRIME STeP) melakukan benchmarking ke Hong Kong dan Shenzhen, China (15–17/9). Kegiatan ini membuka peluang kolaborasi melalui penandatanganan letter of intent (LoI) dengan tiga startup binaan Hong Kong Cyberport.
Penandatanganan LoI dilakukan antara STP IPB University dan Ambit Geospatial Solution, Softhard.io, dan Farm66 Investment Limited. Kerja sama tersebut berfokus pada pertukaran informasi serta eksplorasi potensi kolaborasi yang dapat dikembangkan melalui knowledge sharing, best practices, pengembangan teknologi, business matching, akses pasar, maupun kolaborasi antara startup binaan Cyberport dan startup binaan STP IPB University sesuai bidang usaha masing-masing.
Potensi Sinergi Startup
Deva Primadia Almada, SPi, MSi, Asisten Bidang Inkubator Bisnis, Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship (LPA2I) IPB University menyampaikan potensi sinergi antara IPB University dan Cyberport, khususnya dalam pemanfaatan teknologi untuk mendukung pengembangan produk, investasi, dan perluasan akses pasar.
“Salah satu startup Cyberport yang diperkenalkan, Farm66, memiliki fokus pada teknologi pertanian presisi yang relevan dengan bidang keilmuan dan ekosistem inovasi IPB, dan sangat berpotensi untuk berkolaborasi dengan startup IPB,” lanjut Deva.
Dalam kegiatan tersebut, Cyberport memperkenalkan ekosistem inovasi dan program pengembangan startup yang mencakup bidang artificial intelligence (AI), internet of things (IoT), precision organic agriculture, big data, fintech, smart city, dan digital technology.
Direktur Kerja Sama Industri Cyberport, Henry Li, menekankan pentingnya ekosistem dalam mendukung pertumbuhan startup melalui akses terhadap mentor, investor, korporasi, teknologi, serta jejaring pasar internasional. Cyberport juga memiliki program inkubasi untuk berbagai tahapan perkembangan usaha dan mengundang startup dari IPB University untuk mendaftar dan mengikuti seleksi program inkubasi di Cyberport selama 18 bulan.
Perluas Jejaring Global
Kegiatan ini menjadi momentum bagi STP untuk memperkenalkan IPB University, program inkubasi, inovasi, serta startup binaan IPB. Kegiatan turut dihadiri perwakilan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Hongkong, Bertylani Saulinggi.
Selain Cyberport, tim STP IPB juga melakukan kunjungan ke Ambit Geospatial Solution, The Chinese University of Hong Kong Shenzhen, Joyton, DJI Drone, Xiaomi, dan KJRI Hong Kong.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas jejaring global dan membuka peluang baru bagi startup binaan untuk mengakses teknologi, mitra strategis, investor, serta pasar internasional, sekaligus memperkuat peran IPB University dalam membangun ekosistem inovasi dan kewirausahaan berbasis teknologi. (*/Rz)
