Melalui KOICA-ICAB, IPB University dan SNU Perkuat Kapasitas Peneliti Sel Kultur Hewan
IPB University bersama Seoul National University (SNU) melalui proyek IPB-SNU Center for Agriculture and Bioscience (ICAB) menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Fundamental Techniques in Mammalian Cell Culture” sebagai bagian dari penguatan kapasitas sumber daya manusia dan pengembangan ekosistem riset sel kultur hewan di lingkungan kampus.
Pelatihan ini merupakan bagian dari proyek ICAB yang didukung Korea International Cooperation Agency (KOICA). Dukungan tersebut mencakup pengembangan infrastruktur laboratorium dan peningkatan kapasitas peneliti di IPB University. Program pelatihan telah berlangsung sebanyak empat sesi sejak Laboratorium Sel Kultur Hewan IPB University diresmikan pada 23 September.
Pelatihan kali ini membahas berbagai teknik dasar kultur sel mamalia, meliputi cell thawing and seeding, cell observation, medium change, cell harvesting, dan cell freezing. Pelatihan diinisiasi oleh ICAB dengan supervisi Prof Tae Sub Park, profesor bidang animal genetic engineering dari Graduate School of International Agriculture Technology (GSIAT) SNU. Setelah Prof Tae Sub Park menyelesaikan masa sabbatical leave di IPB University pada 2025, program pelatihan dilanjutkan oleh tim kultur sel hewan IPB University yang terdiri atas Dr drh Mawar Subangkit, Dr Inda Setyawati, dan Rafianto Dwi Cahyo, MEng.
Program ini diikuti dosen dari berbagai fakultas dan sekolah di IPB University, antara lain Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Fakultas Peternakan, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, Fakultas Teknik dan Teknologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, serta Fakultas Kedokteran.
Pelatihan ini juga akan bersinergi dengan pembangunan National Instrumentation Center for Agriculture and Bioscience (NICAB) yang akan menaungi lima laboratorium unggulan, yakni kultur sel, metabolomik dan produk alami, sains molekuler, nano-imaging, serta karakterisasi material agromaritim.
Melalui penguatan fasilitas dan kompetensi peneliti tersebut, IPB University berharap dapat mendorong lahirnya lebih banyak riset sel kultur hewan sekaligus memperkuat kontribusi Indonesia dalam pengembangan ilmu hayati, bioteknologi, dan biosains modern. (*/Rz)
