Cegah Stunting, Dosen dan Mahasiswa Sekolah Vokasi IPB University Beri Penyuluhan Gizi
Dosen dan Mahasiswa Sekolah Vokasi (SV) IPB University dari Program Studi (Prodi) Manajemen Industri Jasa Makanan dan Gizi (MIJMG) melakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan gizi ke Desa Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Topik penyuluhan kali ini mengenai ‘Implementasi Pemenuhan Gizi Ibu Hamil dan Ibu Menyusui dalam Pencegahan Stunting’ yang diberikan kepada sebanyak 33 ibu hamil dan menyusui. Tujuan penyuluhan tersebut yakni meningkatkan pengetahuan orang tua terkait pencegahan stunting.
Rosyda Dianah, SKM, MKM, dosen Sekolah Vokasi IPB University dari Prodi MIJMG menerangkan terkait beberapa langkah pencegahan stunting bagi ibu hamil dan menyusui. Menurutnya, stunting dapat dicegah salah satunya dengan memenuhi kebutuhan gizi selama kehamilan.
“Pencegahan stunting juga dapat dilakukan dengan mengonsumsi suplemen prenatal, menghindari penyakit infeksi, berhenti merokok dan mengonsumsi alkohol. Pemberian ASI eksklusif dan makan secara teratur dengan porsi yang cukup juga penting dilakukan,” ujarnya.
Ia menyarankan para ibu untuk memperhatikan model zat gizi 5J yang dibutuhkan selama masa kehamilan. “Zat gizi 5J yang dimaksud adalah jumlah kalori, jadwal makan, jenis bahan makanan, nutrisi pengganti dan penjagaan terhadap pelaksanaan,” imbuhnya.
Aisyah Putri Nabila, mahasiswa Sekolah Vokasi IPB University menambahkan, gejala stunting pada anak contohnya adalah pertumbuhan lebih lambat, tidak aktif bermain dan juga performa yang buruk. Dalam jangka pendek, stunting bisa berdampak pada terjadinya gangguan perkembangan pada otak, metabolisme tubuh dan juga fisik.
“Adapun dalam jangka panjang, anak bisa berisiko tinggi untuk mengidap penyakit degeneratif seperti kanker, diabetes dan juga obesitas,” tambahnya.
Pada penyuluhan tersebut, Maria Yusuf yang juga mahasiswa Sekolah Vokasi IPB University menjelaskan tentang jenis makanan yang baik dikonsumsi bagi ibu hamil dan ibu menyusui. Ia juga mencontohkan camilan yang tepat dan kurang tepat bagi ibu hamil dan menu lengkap sehari serta selingan.
“Dengan kami memberikan contoh menu makanan dan cemilan tersebut, diharapkan para ibu hamil bisa lebih berhati-hati lagi terhadap apa yang akan dikonsumsi selama masa kehamilan,” harapnya.
Mahasiswa dan dosen IPB University pada momen itu juga memberikan buku saku yang diharapkan dapat bermanfaat sebagai media edukasi dalam meningkatkan pemahaman mengenai pencegahan stunting mulai dari 1000 Hari Pertama Kelahiran (HPK). (*/Rz)
