Meriahkan Ramadhan, Mahasiswa IPB Gelar Festival Anak Shaleh
Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) yang tergabung dalam komunitas penerima manfaat Beastudi Etos Dompet Dhuafa menggelar Festival Anak Shaleh (FAS) di Grha Widya Wisuda Kampus IPB Dramaga, Bogor (25/5). Festival ini merupakan agenda tahunan yang menjadi ajang silaturahmi terbesar bagi anak usia RA/TK/PAUD/SD/MI se-Bogor Raya. Kegiatan yang diselenggarakan sejak 10 tahun silam ini, menjadi ajang bergensi yang sangat ditunggu anak-anak dan para guru.
Sebanyak 650 siswa menjadi peserta FAS 8 ini. Mereka memperebutkan piala bergilir Wali Kota Bogor, Piala Tetap Kemenag Kabupaten Bogor, Piala Tetap Manajemen Wilayah Beastudi Etos Bogor, dan tentunya memperebutkan FAS 8. Ada 12 cabang lomba yang dikompetisikan yakni lomba mewarnai, menggambar, kaligrafi, cerdas cermat Islam (CCI), story telling, m-tartil, puisi, adzan, busana muslim, hifdzil, dacil, dan duta FAS 8.
“Potensi anak-anak perlu dikembangkan sejak dini. Namun potensi tersebut perlu diberi rangsangan, bimbingan, bantuan, dan perlakuan yang sesuai agar dapat muncul dan berkembang secara optimal. sehingga untuk mewadahinya tergagaslah FAS 8. Selain itu kami ingin pengaruh ataupun informasi yang kurang mendidik bagi anak-anak berkurang, bersungguh-sungguh dalam belajar, bangga menjadi anak shaleh serta berbakti pada orangtua. Intinya adalah menshalehkan anak cerdas, mencerdaskan anak shaleh, itulah tema FAS 8,” ujar Asep Saepulloh selaku Ketua Panitia.
Dari 12 cabang lomba, ada 1 lomba yang membedakan FAS 8 dengan acara FAS sebelumnya yaitu lomba Duta Anak Shaleh Bogor. Lomba Duta FAS terdapat lima aspek yang dinilai dari setiap peserta yang mengikutinya. Mulai dari aspek pengetahuan umum, pengetahuan agama, akhlak, dan talent serta prestasi yang telah diraih.
“Dan yang terpilih sebagai Duta FAS 8 ikhwan adalah ananda Alandra Rafi Farisi dari SDN Gunung Batu 2 dan Raihana Nur Afifah SD IT AT-Taufiq sebagai duta FAS 8 akhwat. Keduanya memiliki kemampuan yang sangat potensial dan menginspirasi anak-anak yang hadir saat itu,” ujarnya.
Menurut Laili, salah satu orangtua yang ikut mendampingi anaknya, FAS adalah lomba yang unik karena melombakan berbagai kemampuan anak dalam satu kompetisi. Ia berharap ke depannya anak-anak akan lebih terinspirasi untuk lebih semangat belajar dan menambah kemampuannya di segala hal.
Kementerian Agama Kabupaten Bogor juga turut andil dalam FAS 8 yakni dengan memberikan apresiasi berupa Piala Tetap Kementerian Agama Kabupaten Bogor. Piala ini berhasil diraih MI Al-Manaf selaku peserta paling antusias dengan jumlah kontingen yang dikirim mencapai lebih dari 90 anak.
Sedangkan Piala Bergilir Wali Kota Bogor berhasil diraih oleh MI Muhammadiyah Leuwiliang. MI Muhammadiyah Leuwiliang merupakan sekolah yang berhasil mengumpulkan piala terbanyak dari 12 cabang lomba FAS 8.(Zul)
