Bedah Buku dan Seminar Bisnis Rakyat di IPB

Bedah Buku dan Seminar Bisnis Rakyat di IPB

bedah-buku-dan-seminar-bisnis-rakyat-di-ipb-news
Berita

Bank Rakyat Indonesia (BRI) bersama Pusat Incubator Bisnis dan Pengembangan (Incubie) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Direktorat Pengembangan Karir dan Hubungan Masyarakat (DPKHA) IPB mengajak mahasiswa, alumni dan masyarakat untuk menggali strategi jurus bisnis rakyat. Acara dikemas dalam Bedah Buku dan Seminar Jurus Bisnis Rakyat "Start-up Agribisnis Berbasis Inovasi" dengan  menghadirkan narasumber alumni-alumni IPB yang telah sukses berwirausaha. Acara digelar di Auditorium Toyib Hadiwijaya, Fakultas Pertanian (Faperta), kampus IPB Dramaga, Bogor (17/5).

Ketua panitia penyelenggara, Dr. Iin Solihin menyampaikan IPB adalah lahan subur munculnya wirausaha muda nasional dan internasional. IPB juga telah berhasil mendapatkan 9 hibah Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) RI 2017; 8 hibah untuk pengusaha pemula berbasis teknologi dengan dana sekira Rp 300-400 juta per orang. Selain itu Dr.Iin menyampaikan bahwa daya saing penting dikedepankan dalam merespon era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). “Ini tantangan untuk para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM),” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Rektor IPB, Prof. Dr. Herry Suhardiyanto yang mengatakan tumbuhnya spirit kewirausahaan karena sudah sejak tahun 2013 IPB menanamkan visi bahwa lulusan IPB harus berkarakter kewirausahaan. “Jika sepuluh tahun lalu diadakan survei kecil-kecilan kepada mahasiswa setelah lulus akan kemana, jawabannya bervariasi. Akan tetapi saat ini mahasiswa banyak yang menjawab ingin membangun bisnis,” ujar rektor.

Rektor juga mengatakan, bahwa komitmen IPB dalam menghasilkan wirausaha sangat tinggi. Kata kunci visi IPB dituangkan dalam berbagai program pengembangan juga gagasan dan ide-ide bisnis baru. “Saya menilai kegiatan bedah buku ini sangat baik dalam mendukung upaya program IPB, dapat memperbesar jumlah entrepreneur dalam menggarap ruang bisnis,” imbuhnya.

Dalam acara ini BRI memberikan program CSR berupa dana pembangunan sarana penunjang sebesar Rp150 juta rupiah. Acara dihadiri oleh lebih dari 400 peserta dari berbagai kalangan, inkubator bisnis, mahasiswa, alumni dan masyarakat umum. Turut hadir dalam acara ini antara lain Kepala Divisi Pengembangan Bisnis Mikro, Soni Harsono, pemimpin wilayah BRI Jakarta II, Osbal Saragi; dan Kepala Pusat Incubie LPPM IPB, Prof. Dr. Memen Surahman.(dh)