Evaluasi Dana Hibah Bansos Bagi 24 Posdaya di Kota Bogor
Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Pertanian Bogor (P2SDM-LPPM-IPB) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar evaluasi pengembangan ekonomi terhadap 24 Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) penerima dana hibah bantuan sosial 2013 Pemkot Bogor, Jumat (14/3).
Kegiatan yang bertempat di Ruang Sidang P2SDM, Kampus IPB Baranangsiang Bogor itu, dihadiri Asisten Daerah (Asda) II bidang Kemasyarakatan dan Pembangunan Pemkot Bogor, Ir .H. Azrin Syamsudin, M.Si., Dra. Tini Sri Agustini, MM dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bogor, Ibu Amik dari Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana (BPMKB) Kota Bogor, Kepala P2SDM IPB, Dr. Pudji Mujono, dan para reviewer yakni Ir Burhanuddin, MM, Ir Yannefri Bakhtiar, M.Si, dan Dr. Ir. Tjahja Muhandri.
Satu persatu, para pengelola Posdaya ini mempresentasikan penyerapan dana hibah bansos yang mereka terima pada Desember 2013 lalu tersebut. Besaran dana hibah masing-masing Posdaya variatif, tergantung jenis usaha yang mereka kelola, yakni mulai 5-25 juta rupiah per Posdaya.
Dra. Tini Sri Agustini dari BPKAD mengatakan, besaran dana hibah bansos 2013 yang disalurkan kepada 24 Posdaya melalui P2SDM ini adalah sebesar 350 juta rupiah. “Kami berharap bantuan tersebut dapat dipertanggungjawabkan dan tentunya dapat dimanfaatkan untuk masyarakat sekitar. Bahkan diharapkan dapat terus berkembang menjadi embrio Posdaya selanjutnya,” paparnya.
Selanjutnya ia mengemukakan, Posdaya lainnya yang belum dapat dana hibah bansos bisa diajukan untuk tahun 2015 mendatang. Dengan demikian, keberlanjutan program ekonomi di Posdaya bisa berlangsung dengan baik, pungkas Asda II Ir. H. Azrin Syamsudin, M.Si. (nm)
