Semarak Bidik Misi IPB Ke-3

Semarak Bidik Misi IPB Ke-3

Berita
“Semai Kilau Pertanian Negeri, Wujudkan Generasi Berprestasi Bersama Bidik Misi”
Sungguh luar biasa acara Puncak Bidik Misi IPB ke-3. Gegap gempita dan sangat meriah. Acara yang dimulai dengan pembacaan Tilawah Al Quran dan menyanyikan lagu Indonesia Raya ini menampilkan pentas seni tari serta musik tradisonal. 
 
“Acara Puncak Semarak Bidik Misi ini diselenggarakan untuk memberikan penganugerahan dan hadiah diselingi  kegiatan talk show serta seminar.  Kegiatan ini mengundang peserta dari perguruan tinggi lain dan siswa SMA se-Jabodetabek,” kata Ketua Panitia, Ahmad Iqbal, Sabtu (2/11), di Kampus IPB Darmaga. Berbagai lomba yang digelar diantaranya: olah raga, kesenian, karya tulis dan lomba prestasi belajar. Harapannya, walaupun mahasiswa penerima Bidik Misi yang mendapatkan hambatan dan masalah ekonomi, tetapi mampu berprestasi.
 
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan IPB, Prof.Dr.Ir. Yonny Koesmaryono, MS dalam sambutannya menyampaikan, IPB sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. “Kegiatan Semarak Bidik Misi ini merupakan wahana untuk menjalin silaturahmi di antara mahasiswa yang menerima beasiswa Bidik Misi dan ajang silaturahmi diantara universitas penerima beasiswa tersebut,” ujar Prof.Yonny.
 
Program Beasiswa Bidik Misi diberikan pada  mahasiswa yang kurang mampu, namun berprestasi dalam belajar. Program beasiswa ini diberikan sejak  menjadi mahasiswa baru atau di Tingkat Persiapan Bersama, Institut Pertanian Bogor (TPB –IPB). Tahun ini adalah tahun ke-4, pemerintah memberikan beasiswa Bidik Misi kepada 1.200 Mahasiwa IPB Angkatan 50. Tercatat, jumlah Mahasiswa IPB penerima beasiswa Bidik Misi mencapai  3.600 orang.
 
“Bidik Misi ini adalah salah satu program yang menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap generasi muda, terutama bagi mereka yang kurang beruntung secara ekonomi, namun berprestasi. Dengan adanya beasiswa ini tidak ada lagi alasan bagi generasi muda karena keterbatasan ekonomi lantas tidak bisa melanjutkan kuliah,” kata Direktur Kemahasiswaan  IPB, Dr.Ir.Rinekso Soekmadi, M.Sc, M.S. IPB menyadari beasiswa ini ada kekurangannya. Masih ada saja mahasiswa yang kekurangan, walaupun sudah mendapatkan  Program Beasiswa Bidik Misi. Berkaitan dengan hal ini, IPB akan terus meningkatkan dan menambah kekurangan beasiswa Bidik Misi secara optimal. Sebab, lanjut Dr.Rinekso, biaya hidup di kota besar sekarang sangat mahal.
 
Dr.Rinekso menghimbau mahasiswa penerima beasiswa Bidik Misi agar benar-benar cermat dan bijaksana menggunakan beasiswa tersebut. “Jangan menghambur-hamburkan uang yang diperoleh. Harus pintar-pintar mengelola uang secara tepat sasaran. Mahasiwa yang mendapatkan beasiswa Bidik Misi juga dituntut, selain harus tepat waktu lulus, juga nilai Indeks Prestasi Kumulatifnya (IPK)-nya minimal 2,00. Bila tidak  bisa mengakibatkan mahasiswa tersebut kena sanksi drop out (DO),” pesannya. (wal)