Hangesti: Sampah Sendiri Kelola Sendiri
Dialog RRI
Tahan, lalu buang nanti. Itulah
salah satu pesan yang disampaikan oleh Koordinator Gerakan untuk Lingkungan Sehat (Geulis
Plus) IPB, Ir. RA Hangesti Emi Widyasari, M.Si., dalam mengelola sampah kita
sendiri. Kenapa hal ini perlu dilakukan? Karena seharusnya sampah yang kita
miliki adalah tanggungjawab kita pribadi.
Begitu dipaparkannya dalam Dialog RRI (27/4) di RRI
Cabang Bogor dengan mengusung tema: Pengelolaan Sampah Rumah Tangga. Hangesti
dengan presenter RRI, Dita Maharani.
“Sampah yang kita miliki
diusahakan jangan sampai menuju ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Karena hal
ini bukannya menyelesaikan masalah, tapi akan menambah masalah,” ujarnya.
Ia memaparkan, kejadian longsor
yang terjadi beberapa waktu lalu di TPA Galuga Kabupaten Bogor, adalah salah
satu bukti nyata pembuangan sampah di TPA bukan menyelesaikan masalah, malah
menimbulkan masalah baru.
“Seharusnya kita bisa mengelola
sampah rumah tangga oleh kita sendiri dan dimulai dari rumah tangga. Misalnya
dengan memilah sampah organik dan an organik, atau mengelola sampah menjadi
pupuk. Dengan seperti itu sampah akan menghasilkan uang karena sudah bernilai
tambah,” ujarnya.
Hangesti berpesan kepada
masyarakat luas terutama di dalam keluarga untuk memberikan pendidikan yang
baik kepada anak-anak bagaimana cara mengelola sampah. Sehingga ketika dewasa
nanti bisa menangani sampah tanpa mengotori lingkungan. (man)
