P2SDM LPPM IPB Gelar Rakor Kepala Sekolah

P2SDM LPPM IPB Gelar Rakor Kepala Sekolah

Berita


Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia (P2SDM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB bekerjasama dengan Yayasan Damandiri menggelar Rapat Koordinasi Kepala Sekolah mitra P2SDM LPPM IPB, Kamis (27/11) di Ruang Sidang Pusat Studi Pembangunan dan Pedesaan (PSP3) LPPM IPB Kampus IPB Baranangsiang Bogor. Rapat koordinasi ini dimaksudkan untuk membahas data perkembangan kegiatan, kendala, kemanfaatan dan rencana pengembangan di masa yang akan datang.

Peserta Rakor Kepala Sekolah ini berasal dari 12 SMA mitra binaan P2SDM LPPM IPB sejak tahun 2005. Ke-12 SMA tersebut berasal dari wilayah Bogor, meliputi 3 SMA di Kota Bogor yakni SMAN 7, SMAN 10 dan SMA Al-Ghozali, 5 SMA di Kabupaten Bogor masing-masing SMAN Taman Sari, SMA Rimba Madya, SMA Pandu, SMAN Leuwiliang dan SMAN Ciampea. Selanjutnya, 2 SMA dari Kabupaten Cianjur yakni SMAN Cilaku dan SMA Al-Maksum Mardiyah, dan 2 SMA dari Kabupaten Sukabumi yakni SMAN Jampang Kulon dan SMA Darul Amal.

Rakor diawali dengan pelatihan motivasi "Brain Power for Change" oleh Pelatih Utama Dream N Action Community Jakarta, Bambang Prakuso. Pelatihan berdurasi sekitar 60 menit ini diikuti peserta Rakor dengan antusias. Usai kegiatan, sejumlah Kepala Sekolah menyatakan ketertarikannya pada pelatihan ini, dan bermaksud mengadakan pelatihan serupa untuk anak didik mereka.

Sekretaris P2SDM Dr. Ir. Panca Dewi Manu Hara Karti S.,M.Si., menuturkan, Rakor digelar untuk mengevalusi hasil pembinaan yang telah dilakukan sejak awal program pada tahun 2005 lalu. "Di Rakor ini dilakukan sharing antar Kepala Sekolah sekaligus evaluasi program. Kita lihat hasilnya, bagaimana perubahannya dan apa manfaat yang sudah diperoleh. Sementara, adanya pelatihan motivasi yang turut mengisi Rakor ini diharapkan dapat membangkitkan motivasi para Kepala Sekolah dalam mengelola sekolah yang dipimpinnya," tutur Dr. Panca.

Lebih lanjut Dr. Panca menjelaskan, 12 SMA yang masuk dalam program pembinaan P2SDM ini diperoleh dari dinas terkait di masing-masing wilayah. Dinas inilah yang kemudian menentukan sekolah dimaksud berdasarkan daftar ranking. Beragam kegiatan sudah dilaksanakan, berupa Study Visit (magang guru), Lifeskill siswa, tutorial guru UN, Lokakarya Kepala Sekolah, pelatihan Petugas Perpustakaan dan penumbuhan serta pengembangan Posdaya berbasis SMA. (nm)