MoU Pemprov JABAR dengan IPB

MoU Pemprov JABAR dengan IPB

Berita

dsc_0304_400
Pada Rabu 2 Juli 2008 bertempat di Ruang Sidang Rektor, Gedung Andi Hakim Nasoetion Kampus IPB Darmaga, dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) dan Institut Pertanian Bogor (IPB). Kerjasama di bidang pendidikan, pelatihan dan penelitian serta pembangunan agribisnis dan agroindustri ini ditandatangani oleh Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan dan Rektor IPB, Dr. Ir. Herry Suhardiyanto, M.Sc disaksikan sejumlah pejabat diantaranya Bupati Bogor, H. Agus Utara Effendi.

" MoU kali ini adalah langkah awal dan waktu yang tepat mengingat bangsa kita sedang dalam persoalan besar. Ketahanan Pangan, masalah energi, degradasi lingkungan, pengangguran, keterbatasan air dan masalah lainnya menjadi persoalan serius yang dihadapi bangsa ini. Peran IPB dalam hal ini terkait erat dengan mempersiapkan Sumber Daya Manusia, pendamping petani dan pelaku usaha. Daerah Jawa Barat dengan perikanan, peternakan, hortikultura dan tanaman pangannya telah banyak menyumbang perekonomian nasional sehingga menjadi kesempatan bagi para dosen dan mahasiswa untuk meningkatkan mutu, produktivitasnya agar tercipta lapangan kerja dalam berbagai aktivitas agribisnis dan agroindustri."papar Rektor dalam sambutannya.

Gubernur Jabar yang baru dilantik ini juga menyatakan bahwa ke depan, kerjasama ini harus mengembangkan program-program yang terkait dengan perekonomian nasional dari rumpun pertanian (pertanian, peternakan, perikanan) agar dapat diolah dengan baik sehingga menjadi industri yang dapat menciptakan lapangan kerja.

"Ini adalah MoU yang terencana dengan baik. Untuk bidang pendidikan tahun ini, Pemprov Jabar akan mengirim mahasiswanya untuk menimba ilmu di IPB lewat jalur BUD." Tambahnya.

Kerjasama ini akan berlangsung selama 5 tahun yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dan memperoleh manfaat yang saling menguntungkan kedua pihak dalam kerangka pembangunan agribisnis dan agroindustri di Jawa Barat dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki oleh masing-masing pihak. Adapun ruang lingkupnya adalah dalam hal pengembangan sarana produksi, pengembangan teknologi budidaya dan peningkatan produktivitas, peningkatan teknologi pasca panen, peningkatan nilai tambah dan daya saing produk, peningkatan kualitas distribusi produk, pengembangan kewirausahaan di bidang agribisnis dan agroindustri, pengembangan Sumber Daya Manusia, kelembagaan dan pembiayaan, pengembangan bidang lainnya yang disepakati kedua pihak.

Dalam kesempatan yang sama, ditandatangani juga Joint Activity Plan atau kerjasama yang lebih teknis dan operasional oleh Kepala Dinas Perikanan Provinsi Jawa Barat, Ir. H. Darsono dan Wakil Rekor Bidang Riset dan Kerjasama, Dr. Ir. Anas M. Fauzi. Dalam Joint Activity Plan yang sudah ditandatangani tersebut ada dua bidang yang akan digarap yakni Pemuliaan Ikan Mas dan Nila di Balai Pengembangan Benih Ikan (BPBI) Wanayasa Purwakarta dan Pembinaan Nelayan (Registrasi Sarana Penangkapan) di Kabupaten Sukabumi. Dengan harapan keluaran berupa terciptanya Induk dan Benih Ikan Mas dan Nila yang lebih bermutu. (zul)