Departemen KRP FKH IPB Kembali Gelar “Course of Small Animal Diagnostic Ultrasoundâ€
Setelah sukses menggelar "Course of Small Animal Diagnostic
Ultrasound" pertama, Bagian Bedah &
Radiologi Departemen Klinik Reproduksi Patologi Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor (IPB) kembali menggelar kursus serupa untuk kedua kalinya.
"Kursus ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kesehatan hewan kecil
yang menjadi kesayangan manusia," kata drh. Budhy Jasa Widyananta selaku Ketua Pelaksana
kursus, Kamis (24/7) di Kampus IPB Darmaga.
Ultrasonografi atau disingkat dengan USG merupakan alat yang banyak
digunakan dalam dunia kedokteran manusia sebagai sarana penunjang diagnosa
penyakit secara cepat, tepat, dan akurat. Seiring dengan perkembangan
teknologi, USG mulai berkembang dan banyak digunakan oleh dokter hewan. Di
Indonesia, penggunaan USG sebagai alat peneguhan diagnosa oleh dokter hewan
akhir-akhir ini semakin dibutuhkan.
Menurut drh. Widyananta
kursus USG ini diberikan kepada peserta dengan tiga tingkatan.Tingkatan
tersebut adalah tingkat dasar, tingkat menengah, dan tingkat mahir. Melalui
tiga tingkatan ini, diharapkan peserta dapat menguasai prinsip dasar dan
kemudian mengaplikasikan penggunaan USG dalam menunjang diagnosa.
Kursus kali ini diikuti
sebanyak 12 orang dokter hewan dari berbagai instansi pemerintahan, pendidikan,
maupun swasta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti kursus. "Pada
kesempatan kursus ini kami batasi peserta maksimum 15 orang agar hasilnya
optimal."
Kursus yang diselenggarakan selama tiga hari
berturut-turut yakni 24-26 Juli 2008 ini
merupakan kerjasama Fakultas Kedokteran Hewan IPB dengan PT.
Karindo Alkestron dan PT. Dina Medindo Ltd.
Pelaksanaan kursus ini dilakukan melalui perkuliahan, demonstrasi, dan
praktikum. Bertindak sebagai instruktur kegiatan ini staf pengajar FKH IPB antara lain:
Dr. Sabdi Hasan Aliambar (spesialisasi satwa liar), Dr.Deni Noviana (spesialisasi
hewan kecil), Dr.R.Harry S (ahli akupunktur dan spesialisasi hewan besar), drh,
Budhy Jasa Widyananta (spesialisasi kuda dan ortopedi), drh.Soesatyoratih (praktisi
pada hewan kecil), drh.Dudung Abdullah (
spesialisasi ortopedi hewan kecil), dan drh. Gunanti (praktisi hewan kecil).
Disamping itu menghadirkan praktisi dari Klinik Myvet drh. Siti Zaenab. (ris)
