PSP3 IPB Gelar Workshop Pembangunan Kawasan Pedesaan

PSP3 IPB Gelar Workshop Pembangunan Kawasan Pedesaan

PSP3
Berita
Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Pertanian Bogor (IPB) menggelar workshop "Jalan Revolusi Halus Pembangunan Indonesia Melalui Penataan dan Pembangunan Kawasan Pedesaan”. Acara digelar di Ruang Sidang PSP3 Kampus IPB Baranangsiang, Bogor, Kamis (1/9).
 
Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan IPB, Prof. Dr. Yonny Koesmaryono menyampaikan acara ini digelar mengingat komitmen IPB yang akan selalu mendukung untuk membangun pertanian, dimana pertanian tidak lepas dari pedesaan. IPB juga memiliki teknologi seperti teknologi drone untuk melihat potensi desa, punya berbagai studi kasus yang bisa dikembangkan namun hal tersebut tidak mungkin dapat dilakukan sendiri melainkan harus bergerak lintas sektoral.
 
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, Eko Putro Sandjojo, mengatakan di Indonesia banyak desa tidak fokus pada satu produk pertanian, tidak ada skala ekonomi dan tidak terintegrasi, akibatnya sarana produksi mahal saat panen, pengolahan lambat dan harga turun. Untuk itu  pemerintah mencanangkan gerakan one village one product. “Program ini bukan hanya program Kementerian Desa saja melainkan lintas sektoral,” ujarnya.
 
Acara dibuka oleh Kepala PSP3 LPPM IPB, Prof.Dr. Lala M Kolopaking dan  menyajikan  narasumber  diantaranya Dirjen Pembangunan Kawasan Perdesaan (PKP) Kemendes PDT dan Transmigrasi RI, Drs. Johozua M Yoltuwu; dan anggota Komisi II DPR RI, Budiman Sudjatmiko.(dh)