Hadiri MPKMB 63 Sekolah Vokasi, Gubernur Jawa Barat Ajak Mahasiswa Baru Berani Keluar dari Zona Nyaman
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak mahasiswa baru Sekolah Vokasi (SV) IPB University untuk berani keluar dari zona nyaman. Ia juga meyakinkan mereka untuk tidak menjadikan persoalan biaya sebagai penghalang untuk menempuh pendidikan. Pesan tersebut disampaikan sosok yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) saat menghadiri Masa Pengenalan Kampus Mahasiswa Baru (MPKMB) 63 SV IPB University (12/8).
Dengan gaya santai dan penuh candaan, KDM membuka interaksi dengan menanyakan berbagai hal yang dekat dengan kehidupan mahasiswa, mulai dari biaya kontrakan, uang semesteran, hingga cita-cita setelah lulus. Ia mengajak mahasiswa berani memiliki mimpi besar dengan menanyakan siapa yang ingin menjadi menteri hingga gubernur.
KDM kemudian menyoroti persoalan biaya pendidikan. Ia menyampaikan bahwa mahasiswa yang memiliki kualifikasi dan prestasi, tetapi berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi yang kurang beruntung, tetap harus mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan.
“Saya akan memberikan pembiayaan gratis sampai dengan selesai bagi 50 mahasiswa yang berprestasi, tetapi ekonominya kurang mampu,” tegasnya.
Menyoal Energi dan Pangan
Selain persoalan pendidikan, KDM mengajak mahasiswa memikirkan pemanfaatan sumber energi yang tersedia di alam. Ia membahas energi matahari dan angin sebagai sumber yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat.
Salah satu gagasan yang dibicarakan adalah membuat genteng yang memiliki fungsi untuk menyimpan energi matahari. Gagasan tersebut dikaitkan dengan pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Menurutnya, pemanfaatan energi matahari dapat menjadi salah satu cara untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan listrik dengan beban biaya yang lebih ringan.
Kedatangannya di IPB University juga ia manfaatkan untuk berdialog bersama mahasiswa, salah satunya terkait tantangan pangan Indonesia. Perubahan iklim, sumber daya manusia, praktik pertanian tradisional, keterbatasan lahan, sampai kondisi sumber daya alam menjadi topik hangat pembahasan diskusi.
“Berbagai persoalan tersebut perlu dilihat dan dipikirkan oleh generasi muda. Mahasiswa tidak hanya dituntut menyelesaikan pendidikan, tetapi juga perlu memiliki kepedulian terhadap persoalan yang ada di sekitarnya,” ujarnya.
Melalui interaksi bersama mahasiswa MPKMB 63 SV IPB University, KDM menyampaikan pesan tentang pentingnya keberanian untuk melangkah, kepedulian terhadap masyarakat, serta kemauan untuk mencari solusi atas persoalan pendidikan, energi, hingga pangan. (Ez)
