Hadir di Rame-Rame Pasar Hijau, Klinik Peta Loka IPB Suguhkan Layanan Konsultasi Tanaman dan Hewan Kesayangan

Hadir di Rame-Rame Pasar Hijau, Klinik Peta Loka IPB Suguhkan Layanan Konsultasi Tanaman dan Hewan Kesayangan

hadir-di-rame-rame-pasar-hijau-klinik-peta-loka-ipb-suguhkan-layanan-konsultasi-tanaman-dan-hewan-kesayangan
Berita / Pengabdian Masyarakat

Klinik Peta Loka IPB University turut hadir dalam kegiatan Rame-Rame Pasar Hijau Kota Bogor yang diselenggarakan oleh Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) bersama Pro 2 FM RRI Bogor, Sabtu (26/9), di Dieu Geura Art, Kota Bogor. 

Dalam momen tersebut, IPB University menyediakan dua layanan yakni Klinik Tanaman dan Klinik Kesehatan Hewan. Di booth Klinik Peta Loka, masyarakat dapat berkonsultasi secara langsung mengenai permasalahan tanaman dan urban farming maupun kesehatan hewan kesayangan kepada mahasiswa Departemen Proteksi Tanaman dan Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis IPB University sebagai fasilitator.

“Klinik Peta Loka merupakan salah satu bentuk layanan pendampingan masyarakat yang kami hadirkan untuk mendekatkan pengetahuan dan kepakaran IPB University kepada masyarakat,” ujar Asisten Bidang Pengembangan Tani dan Nelayan, Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship (LPA2I) IPB University, Bonjok Istiaji, SP, MSi. 

“Melalui kegiatan seperti Rame-Rame Pasar Hijau ini, masyarakat dapat berkonsultasi secara langsung mengenai permasalahan yang mereka hadapi, baik terkait tanaman maupun hewan kesayangan. Kepakaran yang ada di IPB University kami coba hadirkan melalui layanan yang lebih dekat dan mudah diakses oleh masyarakat,” ujar Bonjok.

Pada layanan Klinik Kesehatan Hewan, salah satu pengunjung, Dheva dan Agil dari Salam Aid, berkonsultasi mengenai kondisi kulit dan mulut kucingnya. Konsultasi dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan hewan peliharaan, meskipun tidak terdapat keluhan atau gangguan kesehatan tertentu.

Konsultasi Hewan Kesayangan (Foto: LPA2I IPB)

“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat karena masyarakat bisa berkonsultasi langsung mengenai kondisi hewan peliharaannya,” ujar Dheva.

Sementara itu, pada layanan Klinik Tanaman, Nelia dari Earthcare Foundation berkonsultasi mengenai kondisi tanah di halaman rumahnya di Jakarta yang telah beberapa kali ditanami tanaman, tetapi pertumbuhannya belum optimal. 

Selain memberikan konsultasi, fasilitator memperkenalkan layanan Klinik Peta Loka dan platform IPB Digitani kepada pengunjung guna memperluas akses masyarakat terhadap informasi, konsultasi, dan pendampingan berbasis pengetahuan.

Interaksi dengan pengunjung juga membuka peluang pendampingan lanjutan. Beberapa komunitas, termasuk komunitas perikanan dan urban farming, menyampaikan ketertarikan untuk mendapatkan kunjungan Klinik Peta Loka di lokasi mereka. 

Menurut Bonjok, kehadiran Klinik Peta Loka dalam Rame-Rame Pasar Hijau Kota Bogor menjadi bagian dari upaya IPB University untuk memperluas akses masyarakat terhadap pengetahuan dan kepakaran perguruan tinggi. 

Melalui layanan konsultasi secara langsung, Klinik Peta Loka tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi, tetapi juga ruang interaksi antara masyarakat, komunitas, mahasiswa, dan tenaga ahli untuk mengenali kebutuhan serta permasalahan yang dihadapi di lapangan. (*/Rz)