Sebanyak 49 Tim Mahasiswa Adu Ide Startup di Hackathon PRIME STeP IPB 2026, Bersaing Raih Hibah Rp50 Juta

Sebanyak 49 Tim Mahasiswa Adu Ide Startup di Hackathon PRIME STeP IPB 2026, Bersaing Raih Hibah Rp50 Juta

sebanyak-49-tim-mahasiswa-adu-ide-startup-di-hackathon-prime-step-ipb-2026-bersaing-raih-hibah-rp50-juta
Berita

Sebuah ide bisnis tidak cukup hanya menarik di atas kertas. Ide tersebut harus mampu menjawab persoalan, menawarkan solusi, dan memiliki peluang untuk diwujudkan. Berangkat dari proses itu, IPB University melalui Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship (LPA2I) menggelar rangkaian Hackathon PRIME STeP 2026 untuk menyiapkan mahasiswa membangun inovasi hingga menjadi prototipe dan model bisnis.

Sebanyak 49 tim mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi mengikuti program Hackathon bertema “Innovate Today, Impact Tomorrow” yang berlangsung di Gedung Startup Center, Kampus IPB Taman Kencana, Bogor. Dari 75 proposal yang masuk, 49 tim lolos ke tahap coaching dan Pitching Battle. Sebanyak 35 tim terbaik selanjutnya berpeluang memperoleh dana hibah maksimal Rp50 juta untuk merealisasikan ide bisnis mereka.

Kegiatan coaching membekali peserta dengan materi perancangan model bisnis, design thinking dan pembuatan prototipe, hingga strategi menyusun pitch deck. Materi disampaikan oleh Ivan Taufiq Nugraha, CEO PT Sutan Vet Medika; Febri Aditya Pratama Arista Gabe, CEO PT Inovasi Tiada Batas (Raigine); serta Al Fiqie, CEO PT Export Tani Nusantara.

Kepala LPA2I IPB University, Dr Handian Purwawangsa, mendorong mahasiswa memanfaatkan program ini untuk membangun jejaring dan mengembangkan ide bisnis berbasis inovasi. “IPB telah membangun ekosistem bisnis dari hulu ke hilir yang digabungkan dengan ekosistem riset dan inovasi,” tuturnya.

Setelah mendapat pembekalan, peserta mengikuti Pitching Battle pada hari berikutnya. Wakil Kepala LPA2I Bidang Inkubasi Bisnis dan Kemitraan Industri, Prof Rokhani Hasbullah, menyampaikan bahwa peserta perlu meyakinkan juri mengenai prospek dan implementasi ide yang ditawarkan.

Dalam proses penilaian, peserta memaparkan persoalan yang ingin diselesaikan, solusi, rencana prototipe, model bisnis, serta potensi dan strategi pasar. Kemampuan public speaking juga menjadi salah satu aspek yang dinilai.

Hackathon diikuti mahasiswa dari IPB University, Universitas Pakuan, Institut Teknologi Bandung, Universitas Ibn Khaldun, Universitas Nusa Bangsa, Universitas Nusa Putra, dan Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Untuk menilai gagasan para peserta, kegiatan ini menghadirkan tim reviewer terdiri atas Prof Rokhani Hasbullah; Deva Primadia Almada, SPi, MSi, Asisten Bidang Inkubator Bisnis; Mhd Hendra Wibowo, MM, Asisten Bidang Kemitraan Industri; Luluk Annisa, SPi, Supervisor Teaching Industry; Dr Burhanuddin, dosen Agribisnis IPB; serta Dr Asep Taryana, dosen Sekolah Bisnis IPB.

Melalui rangkaian coaching dan Pitching Battle, program PRIME STeP mendorong ide-ide mahasiswa tidak hanya menjadi pencipta ide, tetapi juga menjadi innopreneur yang mampu menghadirkan solusi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Dengan semangat “Innovate Today, Impact Tomorrow”, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya IPB University dalam memperkuat ekosistem inovasi dan kewirausahaan mahasiswa serta mendorong lahirnya startup berbasis inovasi yang memiliki daya saing dan keberlanjutan. (*/Rz)