KKNT IPB Hadirkan Selangit Green School: Tanam Harapan, Tumbuhkan Generasi Peduli Lingkungan di Desa Cibunian

KKNT IPB Hadirkan Selangit Green School: Tanam Harapan, Tumbuhkan Generasi Peduli Lingkungan di Desa Cibunian

kknt-ipb-hadirkan-selangit-green-school-tanam-harapan-tumbuhkan-generasi-peduli-lingkungan-di-desa-cibunian
Berita / Student Insight

Belajar tidak selalu harus berlangsung di dalam kelas. Bagi anak-anak di Kampung Cipatat, Desa Cibunian, Kabupaten Bogor, belajar juga hadir melalui menanam taoge, mencuci tangan, berolahraga, hingga memungut sampah bersama.

Melalui Selangit Green School, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IPB University Desa Cibunian menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan lewat experiential learning. Program ini memadukan pembelajaran, permainan, dan aktivitas interaktif. Program ini berlangsung selama enam kali pertemuan setiap Sabtu dan Minggu.

Perwakilan tim, Yessi Agustina Sri Rezeki, mengatakan bahwa program tersebut dirancang untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan, kesehatan, serta pengembangan karakter anak. Setiap kegiatan dikemas agar peserta dapat belajar melalui pengalaman nyata.

Perjalanan diawali dengan praktik sederhana budi daya taoge. Dari proses mengamati biji yang perlahan tumbuh menjadi kecambah, mereka belajar bahwa setiap kehidupan membutuhkan kesabaran, perhatian, dan perawatan.

Pertemuan berikutnya menghadirkan English Day. Anak-anak diajak mengenal kosakata dan percakapan sederhana dalam bahasa Inggris secara interaktif. Pada pertemuan ketiga, tema Power Wash Rangers mengangkat pentingnya menjaga kebersihan diri melalui kebiasaan mencuci tangan yang benar. 

Pada pertemuan keempat, anak-anak menngikuti berbagai gerakan senam dengan penuh semangat dan keceriaan. Selain meningkatkan kebugaran tubuh, kegiatan ini juga mengajarkan bahwa menjaga kesehatan merupakan bagian penting dalam mendukung proses belajar, bermain, dan tumbuh kembang anak. 

Kepedulian terhadap lingkungan semakin diperkuat pada pertemuan kelima melalui tema Jaga Lingkungan. Anak-anak diajak melakukan aksi bersih-bersih lingkungan atau operasi semut di sekitar Saung Manfaat dan MI Al-Bayan. 

Rangkaian kegiatan Selangit Green School ditutup dengan Fun Day, sebuah momen penuh keceriaan yang menjadi puncak seluruh rangkaian pembelajaran. Berbagai permainan edukatif dan cerdas cermat menguji kembali pengetahuan yang telah diperoleh peserta selama program berlangsung. 

Anak-anak diajak menuliskan cita-cita dan impian mereka pada kertas berbentuk bintang dan roket, kemudian menempelkannya pada Poster Selangit Mimpi. Poster yang semula kosong perlahan dipenuhi warna-warni harapan, menjadi simbol bahwa setiap anak memiliki impian yang layak diperjuangkan. 

“Momen ini menjadi pengingat bahwa pendidikan merupakan jembatan untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ungkap Yessi.

Selama enam kali pertemuan, antusiasme peserta tidak pernah surut. Anak-anak hadir dengan rasa ingin tahu yang tinggi, aktif mengikuti setiap kegiatan, berani mencoba pengalaman baru, serta saling bekerja sama dalam berbagai aktivitas. 

“Melalui Selangit Green School, kami berharap nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan, pola hidup sehat, kerja sama, keberanian, dan semangat belajar dapat terus tumbuh dalam diri setiap peserta,” harapnya. (*/Rz)