IPB University Siap Cetak Mahasiswa Jadi Entrepreneur Muda Melalui Bootcamp Hackathon PRIME STeP 2026

IPB University Siap Cetak Mahasiswa Jadi Entrepreneur Muda Melalui Bootcamp Hackathon PRIME STeP 2026

ipb-university-siap-cetak-mahasiswa-jadi-entrepreneur-muda-melalui-bootcamp-hackathon-prime-step-2026
Berita

Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship (LPA2I) IPB University siap mencetak mahasiswa menjadi entrepreneur muda melalui Bootcamp Hackathon PRIME STeP IPB 2026 (11/8).

Bootcamp Hackathon “Innovate Today, Impact Tomorrow” menjadi rangkaian kegiatan program untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan dasar yang dibutuhkan dalam menciptakan inovasi berbasis solusi nyata kepada peserta yang terdiri atas mahasiswa dan dosen pembimbing. Tak hanya mahasiswa IPB University, Hackathon PRIME STeP juga menggandeng beberapa universitas lain, seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, Universitas Nusa Bangsa, dan Universitas Pakuan. 

Prof Rokhani Hasbullah, Wakil Kepala LPA2I IPB University Bidang Inkubator Bisnis dan Kemitraan Industri, melaporkan bahwa pembekalan tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan tim sebelum mengikuti tahap pitching battle

“Sebanyak 49 tim yang berhasil lolos hingga tahap ini selanjutnya akan diseleksi menjadi 35 tim terbaik. Tim yang terpilih akan memperoleh pendanaan sebesar Rp50 juta untuk mendukung pengembangan inovasi yang mereka usung,” ujarnya. 

Suasana Bootcamp Hackathon PRIME STeP IPB 2026

Selanjutnya, Kepala LPA2I IPB University, Dr Handian Purwawangsa juga menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam menghasilkan riset dan inovasi, tetapi juga perlu mendorong lahirnya perusahaan berbasis inovasi yang mampu memberikan dampak bagi masyarakat. 

“Hackathon PRIME STeP diharapkan dapat menjadi salah satu cikal bakal dalam menciptakan peluang usaha berbasis inovasi sekaligus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan prototipe hingga dapat diterapkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” lanjutnya.

Kepala LPA2I IPB University, Dr Handian Purwawangsa memberikan sambutan dan arahan kepada peserta Bootcamp Hackathon PRIME STeP IPB 2026

Menurutnya, pendanaan bukan hanya ditujukan untuk menghasilkan prototipe, tetapi juga menjadi langkah awal agar inovasi yang dikembangkan dapat diperkenalkan dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Lebih jauh, inovasi yang memiliki prospek bisnis diharapkan dapat menarik pendanaan dan investasi yang lebih besar dari pelaku usaha sehingga mampu berkembang menjadi perusahaan yang berkelanjutan.

Dr Karmanah, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama Universitas Nusa Bangsa, sekaligus sebagai dosen pembimbing tim Hackathon dari UNB menyambut baik program ini sebagai ruang yang sangat baik untuk membimbing dan mengembangkan inovasi yang dihasilkan mahasiswa, bahkan ke depannya juga dapat menjadi wadah bagi inovasi yang dihasilkan para dosen.  

“Harapannya, setelah mengikuti bootcamp ini, mahasiswa kami dapat semakin terdorong untuk menghasilkan inovasi sekaligus mengembangkan diri menjadi pengusaha sesuai dengan tujuan kegiatan Hackathon PRIME STeP,” ungkapnya. 

Melalui pembekalan bootcamp, coaching dan mentoring, serta peluang pendanaan dan kolaborasi lintas perguruan tinggi, yang akan dikawal langsung oleh Asisten Bidang Inkubasi Bisnis LPA2I, Deva Primadia Almada, program ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya lebih banyak sociopreneur dan entrepreneur muda yang mampu mengubah hasil inovasi menjadi solusi bernilai dan berdampak bagi masyarakat. (*/Rz)