Bawa Kopi Lokal ke Panggung Eropa, OVOC IPB University Unjuk Gigi di World of Coffee Brussels 2026
Program pemberdayaan ekonomi daerah berbasis potensi lokal, One Village One CEO (OVOC) IPB University, resmi melebarkan sayapnya ke pasar global dengan berpartisipasi dalam ajang pameran kopi bergengsi internasional, World of Coffee (WOC) Brussels 2026. Eksibisi yang berlangsung pada 25–27 Juni 2026 di Brussels Expo, Belgia, ini menjadi panggung strategis bagi produk kopi unggulan hasil binaan komunitas desa di Indonesia.
Kehadiran OVOC di ibu kota Uni Eropa ini mengusung misi besar, yakni mengenalkan keunikan cita rasa (flavor profile) autentik Nusantara sekaligus membuka akses pasar langsung (direct trade) antara petani lokal dengan para pembeli, importir, dan roaster internasional yang memadati area Producer Village.
Kekayaan kopi Nusantara dipamerkan lewat deretan biji kopi pilihan dari berbagai daerah. Lini arabika, kopi Bajawa dan kopi Garut yang istimewa dengan tiga proses pengolahan berbeda: natural klasik, natural anaerob, dan fullwash. Sementara itu, karakter rasa yang lebih kuat diwakili oleh deretan kopi robusta asal Garut, Lampung Barat, dan Pagar Alam.
Melalui kurasi ketat yang mengedepankan kualitas premium, keberlanjutan lingkungan, dan ketertelusuran (traceability), kopi-kopi yang dibawa oleh OVOC berhasil menarik perhatian para pecinta kopi dunia. Tidak hanya menyuguhkan keunikan rasa, OVOC juga membawa cerita (storytelling) kuat di balik setiap cangkir kopi tentang dedikasi para petani lokal, pemberdayaan perempuan di desa, hingga praktik budidaya yang ramah ekosistem.
Dr Mohammad Iqbal Irfany selaku Asisten Bidang Techno-sociopreneurship, Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship (LPA2I) IPB University, mengatakan, keikutsertaan OVOC di World of Coffee Brussels 2026 adalah bukti nyata bahwa produk berbasis komunitas lokal mampu bersaing dan memenuhi standar ketat pasar internasional.
“Di sini, kami tidak hanya menawarkan komoditas, tetapi juga memperkenalkan identitas geografis dan komitmen para petani lokal dalam menjaga kualitas kopi dari hulu hingga hilir,” ujarnya.
Selama tiga hari pameran, stan OVOC terpantau padat oleh agenda cupping session (sesi mencicipi kopi) bersama para pemangku kepentingan industri kopi global. Langkah ini diharapkan dapat menghasilkan komitmen dagang jangka panjang yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan ekonomi para petani di daerah asal.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Belgia, Andy Rachmianto menyampaikan, “Saya berharap partisipasi ini tidak hanya bermanfaat bagi pengembangan usaha para peserta, tetapi juga memberikan efek ganda yang positif bagi masyarakat luas di Tanah Air.
Jajaki KU Leuven
Sebelum mengikuti World of Coffee Brussels 2026, delegasi OVOC juga memperkuat jejaring internasional melalui kunjungan ke KU Leuven, Belgia, bersama Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Belgia dan PPI Leuven. Pertemuan tersebut membahas pengembangan ekosistem bisnis kopi berkelanjutan, transfer pengetahuan berbasis riset, serta peluang perluasan akses pasar Uni Eropa bagi produk-produk binaan IPB University.
Dalam kesempatan tersebut, delegasi OVOC menyerahkan sampel produk kopi premium binaan dan katalog inovasi startup lokal kepada pihak KU Leuven. Penyerahan ini menjadi bagian penting dari penjajakan potensi pemasaran riset, hilirisasi produk, dan skema kemitraan lintas negara.
“Produk kopi binaan IPB University memiliki kualitas dan narasi sosial yang sangat kuat, terutama dari segi karakter rasa yang unik serta keberagaman origin-nya. Karakteristik ini memiliki potensi besar untuk masuk ke pasar Eropa yang sangat menghargai aspek keberlanjutan dan kualitas premium,” ungkap Dr Iqbal.
Sebagai tindak lanjut dari kolaborasi ini, kedua belah pihak merencanakan pengembangan riset bersama terkait rantai pasok kopi berkelanjutan. Selain itu, pihak KU Leuven juga dijadwalkan akan melakukan kunjungan balasan ke Science Techno Park (STP) IPB University guna melihat langsung ekosistem startup dan inovasi berbasis agromaritim yang dikembangkan IPB University. (*/Rz)
