Kukis Sayur ‘Pooniey’, Camilan Sehat Karya Mahasiswa IPB University
Tiga mahasiswi Departemen Agribisnis IPB University menghadirkan inovasi camilan sehat bernama Pooniey. Produk ini merupakan biskuit kering yang mengombinasikan kelezatan camilan modern dengan nutrisi dari sayur-sayuran seperti wortel dan bayam di dalamnya.
Chief Executive Officer (CEO) Pooniey, Karimah ‘Asma menjelaskan proses pengembangan produk ini berangkat dari keprihatinan terhadap rendahnya konsumsi sayur di Indonesia. Terdapat kesenjangan antara anjuran dari World Health Organization (WHO) dengan fakta di lapangan.
Karimah mengatakan, WHO menganjurkan konsumsi sayuran minimal sebanyak 400 gram per hari bagi individu di atas 10 tahun. Sementara, data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat konsumsi sayuran di Indonesia hanya sebesar 115 gram per hari.
“Dari situ kami menangkap adanya gap yang cukup besar antara konsumsi aktual dan konsumsi yang diharapkan. Alasannya beragam. Anak-anak dan remaja menganggap sayuran itu kurang enak dari tekstur rasanya,” jelas Karimah.
Berdasarkan fakta tersebut, Karimah dan dua mahasiswi Agribisnis lainnya berinovasi mengembangkan biskuit dari bahan dasar sayuran. Awalnya, Pooniey dikhususkan untuk bayi yang biskuitnya berbentuk sendok untuk memikat perhatian. Namun kini Pooniey hadir dengan bentuk bulat yang familiar dan tidak dikhususkan untuk bayi karena dikhawatirkan kandungan gulanya.
“Pooniey adalah sebuah camilan berupa kue kering. Bedanya dengan kukis lainnya adalah Pooniey ini mengandung bahan dasar sayuran seperti wortel dan juga bayam,” kata Karimah.
Ia mengatakan, Pooniey ditargetkan untuk anak-anak di atas usia 5 tahun, remaja, dan orang tua yang kurang menyukai sayur karena rasa pahit. Pooniey hadir untuk menikmati sayuran dengan cara berbeda.
Chief Marketing Officer (CMO) Pooniey, Sabrina Putri menambahkan, Pooniey telah berjalan selama dua bulan dengan merambah pasar secara luring maupun daring melalui platform Instagram, TikTok, dan Shopee.
Pada momen Idulfitri lalu, tim berhasil menjual sekitar 22 kemasan varian cokelat dan keju dalam bentuk toples dengan respons positif dari pelanggan. Harga varian cokelat dibanderol Rp24.500 per toples dan keju seharga Rp20.500 per toples.
Pooniey terus dikembangkan oleh tiga mahasiswi Agribisnis IPB University dan sedang diikutsertakan dalam Program Mahasiswa Wirausaha (PMW). Selain Karimah dan Sabrina, sosok lain yang berada di balik Pooniey adalah Sustika Ayu sebagai Chief Operational Officer (COO). (MHT)
