IPB University Perkenalkan Program ArMuse-C, Ajak Sekolah se-Jabodetabek Jelajahi Sejarah Kampus
IPB University terus berinovasi dalam mendekatkan warisan sejarah kampus kepada generasi muda. Melalui Lembaga Manajemen Informasi dan Transformasi Digital (LMITD), Bidang Arsip Digital dan Pengelolaan Museum menyelenggarakan sosialisasi program Archive and Museum for Community (ArMuse-C) yang ditujukan bagi sekolah-sekolah di wilayah Jabodetabek pada Kamis (9/4).
ArMuse-C merupakan sebuah program untuk menjelajahi kekayaan koleksi Arsip dan Museum IPB sebagai instrumen pembelajaran yang inspiratif bagi para siswa-siswi.
Acara dibuka dengan sambutan hangat Dr Adisti PP Hartoyo, Asisten Bidang Arsip Digital dan Pengelolaan Museum. Ia menyampaikan, Arsip dan Museum bukan sekadar tempat penyimpanan dokumen lama, melainkan jantung informasi yang menyimpan nilai-nilai refleksi sejarah perkembangan IPB University.
“IPB membuka peluang kolaborasi dengan sekolah agar mereka dapat mengenal arsip yang telah terolah dan dapat diakses masyarakat. Benda-benda pamer di museum juga dapat dimanfaatkan sebagai media belajar yang nyata,” ujar dia.
Dalam paparan materi, Dr Adisti menjelaskan bahwa ArMuse-C bertujuan mengajak siswa menjelajahi sejarah IPB University melalui koleksi benda bersejarah sebagai destinasi edukasi. Selain kunjungan fisik, program ini juga menawarkan edukasi khusus yang dibutuhkan sekolah, seperti pelatihan singkat (short training) dengan output pembelajaran yang terukur.
Selain sebagai media refleksi sejarah, program ini juga diposisikan sebagai langkah awal bagi siswa sekolah menengah untuk mengenal atmosfer akademik di IPB University. Dengan memahami sejarah dan kontribusi kampus, diharapkan para siswa memiliki persiapan mental dan wawasan yang lebih matang sebelum memasuki jenjang perguruan tinggi.
Setelah penyampaian materi teknis mengenai program ArMuse-C, sesi diskusi menjadi agenda yang paling menarik perhatian. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan. Para kepala sekolah dan perwakilan guru tampak tertarik dengan cara IPB University mengemas arsip digital dan museum menjadi konten yang interaktif dan mudah diakses.
Melalui suksesnya sosialisasi ini, IPB University berharap program ArMuse-C dapat menjadi wadah bagi siswa-siswi untuk tidak hanya berkompetisi, tetapi juga mengapresiasi nilai-nilai intelektual yang terkandung dalam setiap lembar arsip dan artefak museum. (*/Rz)
