Diversifikasi Pangan Lokal, Mahasiswa IPB University Hadirkan Dessert Box Talas Kekinian

Diversifikasi Pangan Lokal, Mahasiswa IPB University Hadirkan Dessert Box Talas Kekinian

diversifikasi-pangan-lokal-mahasiswa-ipb-university-hadirkan-dessert-box-talas-kekinian.jpg
Berita / Student Insight

Citra talas yang selama ini identik dengan oleh-oleh tradisional kini tampil lebih trendy dan modern. Di tangan kreatif tim mahasiswa IPB University lewat brand TRILO (Transforming Local Opportunities), umbi-umbian lokal ini disulap menjadi dessert box kekinian yang menyasar selera generasi Z.

Usaha yang tergabung dalam Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) 2026 ini dipimpin oleh Avrillia Kasih Karunia Silaban, mahasiswi Program Studi Ilmu Keluarga dan Konsumen, Fakultas Ekologi Manusia IPB University. TRILO hadir dengan misi melakukan diversifikasi pangan lokal agar lebih relevan dengan gaya hidup anak muda.

Keunggulan utama TRILO terletak pada perpaduan tekstur talas yang khas dengan elemen modern seperti cream dan berbagai topping premium. Menu andalan mereka, dessert box talas dengan taburan bubuk taro, menjadi favorit karena memberikan pengalaman rasa yang kaya dan visual yang sangat Instagrammable.

“Keseimbangan rasa kami jaga dengan mempertahankan karakter talas sebagai identitas utama, namun dipadukan dengan elemen modern agar tetap familiar di lidah anak muda,” ungkap Avrillia Kasih Karunia mewakili timnya.

Melalui kemasan yang minimalis dan strategi storytelling, tim TRILO berusaha mengangkat derajat pangan lokal agar terlihat lebih premium. Strategi ini terbukti efektif dengan respons positif dari kalangan mahasiswa yang melihat produk ini sebagai cara baru yang unik dalam menikmati talas.

“PMW sangat berperan dalam memberikan pendanaan dan validasi ide, sehingga membantu kami untuk lebih terstruktur dan berkelanjutan dalam menjalankan usaha ini,” tambah Avrillia.

Ke depan, tim TRILO tidak hanya berhenti di dessert box. Mereka telah merancang peta jalan ekspansi produk mulai dari talas cake, mousse, hingga produk tahan lama seperti cookies berbasis talas. Inovasi ini menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa IPB University dalam mendukung ketahanan pangan lokal melalui kreativitas di industri kuliner. (MW)