IPB University Beri Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik, Ini 10 Fakultas/Sekolah dengan Predikat Informatif
IPB University memberikan Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik kepada fakultas/sekolah sebagai Pejabat Pengelola Informasi Publik (PPID) Pelaksana. Penghargaan didasari hasil Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Internal bagi PPID Pelaksana IPB tahun 2025.
Dari hasil monev tersebut, 10 fakultas/sekolah berhasil meraih kualifikasi informatif, sementara empat lainnya berada dalam kategori menuju informatif. Penghargaan diberikan dalam acara “Workshop Keterbukaan Informasi Publik bagi PPID Pelaksana” di Auditorium Andi Hakim Nasution, Kampus IPB Dramaga, Bogor (17/7).
Rektor IPB University dalam sambutannya menegaskan pentingnya transparansi dan keterbukaan informasi bagi lembaga publik. “Sebagai institusi yang dibiayai oleh dana publik, IPB University harus mampu mengelola informasi secara bijak. Ada informasi yang perlu dibuka dan ada yang harus dijaga kerahasiaannya,” ujar Prof Arif.
Ia juga menyoroti pengalaman selama pandemi COVID-19 yang memunculkan banyak sengketa informasi. “Ketika publik ingin mengetahui siapa yang terinfeksi, ada batasan hukum terkait kerahasiaan pasien. Di sinilah pentingnya lembaga publik berkonsultasi dengan KIP untuk menjaga keseimbangan antara hak publik dan perlindungan privasi,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara IPB University dan Komisi Informasi Pusat (KIP). MoU ditandatangani langsung oleh Rektor IPB University, Prof Arif Satria dan Ketua KIP, Dr Donny Yoesgiantoro.
Sementara itu, Ketua KIP, Dr Donny Yoesgiantoro, menyambut baik kerja sama ini. Ia berharap dunia pendidikan turut aktif dalam mendorong keterbukaan informasi. “Jangan menganggap keterbukaan informasi sebagai kewajiban, tapi jadikan sebagai kebutuhan,” tegasnya.
Workshop semakin menarik ketika menghadirkan narasumber ternama, yakni Fardila Astari, praktisi sekaligus pakar strategi komunikasi. Peraih tokoh Public Relations Berpengaruh versi MAW Talk tahun 2024 ini mengulas strategi pengelolaan komunikasi krisis.
Turut hadir Siti Ajijah, Tenaga Ahli KIP, yang menyampaikan materi tentang peran PPID dalam menjamin akses informasi publik. Antusiasme peserta terlihat tinggi, terutama saat sesi tanya jawab berlangsung.
Berikut daftar lengkap penerima Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik PPID Pelaksana IPB University tahun 2025
| No | Nama PPID Pelaksana | Status |
|---|---|---|
| 1 | Fakultas Kedokteran | Informatif |
| 2 | Sekolah Bisnis | Informatif |
| 3 | Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis | Informatif |
| 4 | Fakultas Matematika dan IPA | Informatif |
| 5 | Fakultas Pertanian | Informatif |
| 6 | Fakultas Teknologi Pertanian | Informatif |
| 7 | Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan | Informatif |
| 8 | Fakultas Ekonomi dan Manajemen | Informatif |
| 9 | Fakultas Ekologi Manusia | Informatif |
| 10 | Fakultas Kehutanan dan Lingkungan | Informatif |
| 11 | Fakultas Peternakan | Menuju Informatif |
| 12 | Sekolah Sains Data Matematika dan Informatika | Menuju Informatif |
| 13 | Sekolah Vokasi | Menuju Informatif |
| 14 | Sekolah Pascasarjana | Menuju Informatif |
