Pusat Studi Satwa Primata IPB Hadirkan Peneliti Tiga Negara Bahas Kesehatan Manusia
Pusat Studi Satwa Primata (PSSP) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Pertanian Bogor (IPB) hadirkan peneliti primata dari Amerika Serikat, Inggris dan Thailand guna membahas penelitian primata untuk kesehatan manusia, Senin (14/8), di IPB International Convention Center (IICC) Bogor. Bahasan lainnya adalah mengenai aspek-aspek yang dipelajari dari perilaku, syaraf dan biomedis pada primata untuk promosi kesehatan yang lebih baik. Acara dikemas dalam Seminar International dengan tema.
Primate behavior, biomedicine and neurosciences for Promoting better health". Acara dibuka oleh Kepala LPPM IPB, Dr. Prastowo.
Ketua panitia, drh. Huda S Darusman,menyampaikan satwa primata merupakan hewan yang memiliki kemiripan dengan manusia cukup tinggi, sehingga primata banyak dijadikan model untuk riset-riset kesehatan manusia. Ia mengatakan, peserta seminar berasal dari kalangan peneliti dan mahasiswa, praktisi dari lembaga konservasi, LSM, dan dari perguruan tinggi yang berhubungan dengan keilmuan ini. Ia menambahkan, seminar ini juga merupakan salah satu rangkaian acara PSSP LPPM IPB sebagai Pusat Ungggulan Iptek RI.
Dikatakannya, PSSP LPPM IPB mendapatkan dua professor dalam program visiting world class professor, yaitu Prof J Koudy William dari Wake Forest University dan Prof Randall C Kyes dari University of Washington
Program Visiting World Class Professor merupakan program dari Direktorat Jenderal Sumberdaya Iptek dan Pendidikan Tinggi untuk meningkatkan pengembangan kualitas sumberdaya manusia di Perguruan Tinggi. Program ini dimaksudkan agar dosen/peneliti bisa berinteraksi dengan professor ternama dan unggul sehingga bisa meningkatkan kehidupan akademis, kompetensi, kualitas dan kontribusinya bagi pengembangan Iptek dan penguatan sistem inovasi nasional dalam upaya pemanfaatan seoptimal mungkin keragaman dan kekayaan sumberdaya alam.
Kepala PSSP LPPM IPB, Dr. drh. Djoko Pamungkas mengatakan bahwa seminar internasional ini juga merupakan agenda tahunan PSSP LPPM IPB untuk mensosialisasikan ilmu terbaru. Hadir dalam seminar ini adalah ahli di bidang penyakit infeksi dan ahli stem sel. Semua pembicara merupakan mitra kerjasama dari PSSP LPPM IPB. Seminar ini juga dihadiri peserta dan pengajar dari US yg sebelumnya menghadiri pelatihan/field course on primates behaviour and ecology yang merupakan agenda tahunan PSSP LPPM IPB dengan University of Washington, US.
Harapan digelarnya acara untuk memperkuat mengembangan ilmu pengetahuan, pentingnya primata di Indonesia agar lebih baik pengelolaan dan konservasinya, sehingga dapat memberikan manfaat maksimal. Selain itu, untuk menjalin jejaring dengan perguruan tinggi di luar negeri. Hasil penelitian yang akan dipresentasikan dalam seminar ini sekira 40 hasil penelitian.(dh)
