Perpustakaan IPB Ternyaman No 3 di Indonesia
Perpustakaan Institut Pertanian Bogor (IPB) terus memberikan pelayanan terbaik untuk seluruh sivitas akademika dalam menyediakan informasi. Kepala Perpustakaan IPB, Prof. Dr. Pudji Muljono mengatakan bahwa pihaknya melakukan kegiatan kerjasama dan memberikan support ke berbagai departemen dilingkungan IPB untuk kepentingan akreditasi unit kerja serta dalam menyeleksi usulan pengadaan buku.
Jika saat ini terjadi penurunan pengunjung perpustakaan dimana-mana, maka berbeda halnya di Perpustakaan IPB. Berdasarkan hasil survey tahun 2016, data pengunjung Perpustakaan IPB adalah 35,51 persen pengunjung merupakan mahasiswa Sekolah Pascasarjana dan 64,49 persen mahasiswa sarjana serta masyarakat umum. Total seluruh pengunjung pada tahun 2016 adalah 230.860 orang.
Perpustakaan IPB saat ini memiliki ruang layanan seluas 8071,64 meter persegi, yang terbagi menjadi gedung lama dan gedung baru. Gedung baru merupakan fasilitas yang menunjang perkembangan implementasi digital library di Perpustakaan IPB. Adapun gedung lama digunakan untuk tempat penyimpanan buku skripsi, tesis, dan disertasi.
“Sebaiknya format tercetak tetap dipertahankan. Karena format digital cukup rawan apabila disimpan dalam waktu lama. Jika pengelola kurang mengikuti perkembangan teknologi informasi, sangat mungkin informasi digital tersebut tidak dapat dibaca lagi akibat media penyimpanan rusak atau tidak ada lagi alat pembacanya,” tutur Prof. Pudji.
Saat ini Perpustakaan IPB termasuk menjadi salah satu tempat yang ternyaman bagi mahasiswa IPB, karena adanya akses buku yang cukup lengkap serta fasilitas wi-fi yang memadai. Selain itu, berdasarkan survey bulan Juni 2017, Perpustakaan IPB menjadi yang ternyaman ke-3 di Indonesia, setelah UI dan ITB.
Perpustakaan IPB telah mendapatkan sertifikasi pada bulan Januari 2017 yakni ISO 9001: tahun 2015. Selain menyediakan buku, Perpustakaan IPB sebagai unit kerja juga melakukan perekapan seluruh skripsi mahasiswa yang dapat diakses di Repository IPB. Repository IPB merupakan web yang mendapatkan rangking 1 di Asia Tenggara. Bukan hanya itu, layanan lainnya yang disediakan antara lain artikel jurnal internasional online, buku elektronik, literasi informasi, data pendukung akreditasi, serta koleksi multimedia.
Perpustakaan IPB juga menyelenggarakan berbagai kegiatan seperti yang telah terselenggara pada tanggal 11 Juli 2017, yaitu Seminar dan Knowledge Sharing untuk mempresentasikan hasil kajian pustakawan IPB. Seminar ini diadakan untuk menjawab tantangan perubahan pola pemanfaatan perpustakaan akibat perubahan kebutuhan pemakai. “Dalam seminar tersebut disampaikan bagaimana produktivitas dosen IPB di jurnal internasional terindeks SCOPUS, peta penelitian terhadap 12 jenis buah lokal Indonesia, kajian bibliometrik terhadap jurnal media peternakan dan layanan data dalam peningkatan layanan perpustakaan,” ujar Prof. Pudji.(SM/NM)
