Orasi Ilmiah Sidang Dewan Guru Besar dalam rangka Dies Natalis IPB Ke- 44 Hadirkan Dirut BULOG dan Kepala BPN

Orasi Ilmiah Sidang Dewan Guru Besar dalam rangka Dies Natalis IPB Ke- 44 Hadirkan Dirut BULOG dan Kepala BPN

Berita

Bersamaan dengan pidato Rektor IPB dalam rangka Dies Natalis IPB ke-44, Direktur Utama Perum BULOG, Dr.Mustafa Abubakar dan Kepala Badan Pertanahan Nasional RI, Dr. Joyo Winoto melakukan Orasi Ilmiah Sidang Dewan Guru Besar dalam rangka Dies Natalis IPB Ke- 44 dihadapan 1000 orang hadirin yang berasal dari Tokoh Masyarakat, Pejabat Nasional, Pejabat Daerah, Guru Besar dan segenap civitas akademika IPB Sabtu (1/9) di Gedung IPB Internasional Convention Center (IICC) Baranang Siang. Dr. Mustafa Abu Bakar mengangkat orasi berjudul 'Peran dan Dinamika Perum BULOG dalam Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani' dan Dr. Joyo Winoto mengangkat tema ' Reforma Agraria dan Keadilan Sosial'

"Pada saat sekarang Perum BULOG mengemban setidak-tidaknya empat tugas publik yang terkait dengan beras, yaitu; (i) jaminan harga pembelian pemerintah untuk gabah dan beras, (ii) stabilisasi harga, (iii) pengelolaan raskin, dan (iv) cadangan atau stok pangan nasional," jelas Dr. Mustafa Abu Bakar. Untuk mengoptimalkan kinerja, ia berharap peran BULOG sebagai State Trading Enterprise (STE) perlu ditingkatkan. Pemerintah sebaiknya menjabarkan pangan pokok seperti yang tertuang dalam UU tentang Pangan dan Peraturan Pemerintah tentang Ketahanan Pangan. Disamping beras, perlu pula diperjelas pangan pokok lainnya. Ia mengusulkan komoditas gula, jagung, kedelai dan minyak goreng dimasukkan dalam wewenang BULOG.

Sementara itu, Dr. Joyo Winoto menyatakan reforma agraria adalah gagasan besar. "Diperlukan pemikiran-pemikiran besar yang membumi dari kalangan ilmuwan dan cerdik cendikia dari IPB," ujarnya. BPN siap berkolaborasi dengan IPB dan lembaga kajian lain seperti dalam hal penelitian dan dialog kebijakan.

Rektor IPB, Prof.Dr. Ahmad Ansori Mattjik menandaskan, undangan orasi ilmiah tersebut merupakan bentuk kepedulian IPB untuk mendukung berbagai pihak terutama pengambil keputusan, sehingga pertanian benar-benar dirasakan dampak positifnya bagi kesejahteraan masyarakat dan daya saing bangsa. "Dalam konteks ini IPB berharap Perum Bulog dan BPN senantiasa komitmen terhadap nasib petani dan menjaga stabitilitas ketahanan pangan Indonesia," kata Rektor.(ris/nUr)