Mahasiswa IPB Buat Program ‘Seratus Hari Membingkai Asa: Cindera Mata untuk Negeriku’

Mahasiswa IPB Buat Program ‘Seratus Hari Membingkai Asa: Cindera Mata untuk Negeriku’

mahasiswa-ipb-buat-program-seratus-hari-membingkai-asa-cindera-mata-untuk-negeriku-news
Prestasi

Radikalisme, diskriminasi SARA (Suku, Agama, Ras, Antar Golongan), dan intoleransi saat ini sering terjadi di Indonesia. Anak-anak memiliki risiko paling tinggi terpengaruhi berbagai perilaku yang tidak baik. Untuk menangkal hal tersebut, maka bangsa ini harus kembali menanamkan nilai-nilai yang berakar pada budaya dan jati diri bangsa. Pancasila sebagai dasar negara merupakan pedoman yang tepat dalam mengatasi degradasi nasionalisme dan moral. Keluarga memiliki peran yang sangat penting untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila pada anak. Namun, sebanyak 2,8 juta anak di Indonesia berada dalam kondisi tanpa keluarga. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu upaya untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada anak-anak di panti asuhan.

“100 Hari Membingkai Asa: Cindera Mata untuk Negeriku” merupakan suatu program tepadu yang berfokus pada pengamalan Pancasila melalui berbagai kegiatan yang aplikatif dan menyenangkan. &Tujuan program ini adalah mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila pada anak-anak di Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Kosgoro,& kata Latiful Akbar. Proses pelaksanaan pengamalan nilai-nilai Pancasila ini dilaksanakan melalui pergerakan transformasi Pancasila mulai dari kategori tematis (berupa konsep dan teori) menjadi kategori imperatif (berupa norma-norma) dan kategori operatif (berupa praktik hidup) yang diupayakan secara kreatif dan dinamik. Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM M) ini diinisiasi oleh mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) yang terdiri dari: Latiful Akbar, Engkay, Elena Theana dan Ade Aliyya P.S. PKM M ini di bawah bimbingan dosen IPB Hirmas Fuady Putra, Ssi, M.Si.

Metode yang digunakan yaitu sosialisasi, edukasi, praktik, dan festival. Edukasi yang dilaksanakan melalui kegiatan “100 Hari Membingkai Asa”. Program ini mencakup sepuluh kegiatan utama yang merupakan perluasan dari butir-butir Pancasila dan dilaksanakan dengan konsep tematik. Hasil yang dicapai yaitu adanya peningkatan pengetahuan dan pengamalan Pancasila pada anak. Output yang dihasilkan meliputi media pendidikan Pancasila atraktif yang terdiri atas buku “Cinta Pancasila”, buku “Cindera Mata untuk Negeriku“, permainan edukatif IndoLab, piringan cakram “Dari Kami untuk Negeriku”, dan pedoman pelaksanaan kegiatan yang tersedia dalam bentuk buku dan piranti lunak telepon pintar. Output tersebut dapat menjadi penunjang dan pedoman untuk anak dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila. Penanaman nilai-nilai Pancasila ini sangat penting agar anak memiliki sikap yang sesuai dengan nilai, norma, dan budaya bangsa serta tidak terpengaruhi oleh berbagai pengaruh negatif.(ris)