IPB University Luncurkan Gerai CERDAS PeKA, Dorong Mahasiswa Cerdas Bertransaksi di Era Digital

IPB University Luncurkan Gerai CERDAS PeKA, Dorong Mahasiswa Cerdas Bertransaksi di Era Digital

ipb-university-luncurkan-gerai-cerdas-peka-dorong-mahasiswa-cerdas-bertransaksi-di-era-digital
Berita

IPB University bersama Bank Indonesia (BI), Bank Syariah Indonesia (BSI), dan Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) meluncurkan Gerai CERDAS PeKA di lingkungan Kampus IPB Dramaga, Bogor (2/9). 

Gerai ini dihadirkan sebagai ruang edukasi bagi mahasiswa untuk meningkatkan literasi dan kesadaran terhadap perlindungan konsumen, khususnya dalam menghadapi risiko transaksi digital. 

Wakil Rektor IPB University Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan, Prof Deni Noviana saat acara peresmian mengatakan, perkembangan teknologi membuat mahasiswa semakin dekat dengan berbagai layanan digital, mulai dari pembelajaran, komunikasi, belanja, hingga transaksi keuangan.

Di sisi lain, kemudahan tersebut juga diikuti dengan berbagai risiko, seperti fraud, scam, dan penipuan digital.  “Mahasiswa tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga harus menjadi pengguna yang cerdas, kritis, dan mampu melindungi dirinya sendiri,” ujarnya.

Gerai CERDAS PeKA merupakan bagian dari upaya edukasi perlindungan konsumen dengan membawa tiga pesan utama, yaitu Peduli, Kenali, dan Adukan. Mahasiswa didorong untuk peduli terhadap keamanan diri dan orang lain, mengenali risiko sebelum melakukan transaksi, serta mengadukan persoalan melalui saluran yang tepat.

Kegiatan peluncuran ini turut diisi dengan talkshow yang membahas literasi keuangan dan perlindungan konsumen. Salah satu pemateri, Ghita Argasasmita, CFP, Senior Consultant Zapfinance membagikan sejumlah tips bagi mahasiswa dalam mengelola keuangan. 

Ia mengajak mahasiswa diajak mulai mencatat pengeluaran, mengelompokkan uang ke dalam kebutuhan (living), keinginan (playing), dan Tabungan (saving), serta menerapkan prinsip mindful spending

Menurutnya, kebiasaan sederhana seperti memberikan jeda sebelum membeli barang secara daring dapat membantu mahasiswa membedakan kebutuhan dan keinginan. “Dengan begitu, keputusan keuangan tidak hanya didasarkan pada promo atau keinginan sesaat,” ujanya.

Sementara itu, Senior Vice President Customer Care BSI, Nurdiana Habibie mengajak mahasiswa membangun kebiasaan finansial sejak dini. Pengelolaan keuangan tidak hanya berkaitan dengan aspek finansial, tetapi juga dapat mendukung kehidupan sosial dan spiritual. 

Ia juga memperkenalkan berbagai layanan keuangan yang dapat dimanfaatkan mahasiswa, termasuk tabungan, investasi, e-wallet, dan reksadana pasar uang. 

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Direktur Bank Indonesia, One Yusril Fikar mengingatkan mahasiswa untuk lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi digital. Menurutnya perkembangan digitalisasi memudahkan masyarakat, tetapi pada saat yang sama juga menghadirkan risiko baru yang perlu dipahami. 

“Kalau ragu, stop dulu,” menjadi salah satu pesan yang disampaikan kepada mahasiswa agar tidak terburu-buru mengambil keputusan ketika menemukan transaksi dan tawaran yang mencurigakan. 

Melalui Gerai CERDAS PeKA, IPB University berharap mahasiswa memiliki ruang untuk bertanya, berdiskusi, dan memperoleh informasi mengenai perlindungan konsumen. Gerai ini juga diharapkan menjadi bagian dari ekosistem IPB University dalam membekali mahasiswa agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga  mampu mengambil keputusan secara bijak dan bertanggung jawab di era digital. (Ez)