IPB University Beri Beasiswa Mahasiswa Thailand Belajar Pemberdayaan Masyarakat Lewat OVOC International 2026

IPB University Beri Beasiswa Mahasiswa Thailand Belajar Pemberdayaan Masyarakat Lewat OVOC International 2026

ipb-university-beri-beasiswa-mahasiswa-thailand-belajar-pemberdayaan-masyarakat-lewat-ovoc-international-2026.jpg
Berita

IPB University melalui program One Village One CEO (OVOC) International 2026 memberikan beasiswa pengembangan masyarakat kepada mahasiswa Songkhla Rajabhat University, Thailand. Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperluas jejaring global sekaligus memperkenalkan model pengembangan masyarakat berbasis inovasi yang dikembangkan IPB University kepada dunia internasional.

Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan delegasi IPB University dengan pimpinan Songkhla Rajabhat University, akhir Mei lalu. Tim juga melaksanakan sosialisasi OVOC International 2026 yang dinilai sejalan dengan komitmen kedua perguruan tinggi dalam mendukung keunggulan akademik, kerja sama global, dan pembangunan masyarakat berkelanjutan.

Prof Rokhani Hasbullah, Wakil Kepala Lembaga Bidang Inkubator Bisnis dan Kemitraan Industri IPB University, menjelaskan bahwa OVOC menjadi sarana pembelajaran sekaligus kolaborasi lintas negara dalam membangun ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

“Melalui program OVOC, kami berharap semakin banyak mahasiswa internasional memperoleh pengalaman dan wawasan dalam mengembangkan komoditas unggulan di daerah asal masing-masing. Program ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran akademik, tetapi juga ruang kolaborasi lintas negara dalam membangun ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal,” ujarnya.

IPB University, sebut dia, memiliki program inkubator bisnis dan living lab sebagai bagian dari penguatan ekosistem kewirausahaan mahasiswa. Program tersebut dirancang untuk mencetak calon CEO yang tangguh, inovatif, dan berdaya saing global. 

“Kami sangat mengapresiasi kesempatan yang diberikan IPB University kepada mahasiswa kami untuk mempelajari implementasi OVOC di Indonesia. Pengalaman ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam mengembangkan produk lokal di Thailand sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat,” ujar Asst Prof Pongsak Thongnuekhaeng, Dekan Fakultas Ilmu Manajemen, Songkhla Rajabhat University.

Melalui kerja sama ini, satu mahasiswa Songkhla Rajabhat University akan mengikuti OVOC International 2026 dan belajar langsung mengenai pengembangan ekosistem bisnis di berbagai daerah binaan IPB University. Kehadiran mahasiswa internasional ini diharapkan semakin mempererat hubungan akademik kedua institusi sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di masa mendatang.

Sebagai bagian dari penguatan kerja sama, delegasi OVOC juga memperkenalkan keragaman kopi Indonesia melalui kegiatan coffee cupping experience. Berbagai kopi unggulan binaan OVOC diperkenalkan kepada dosen dan mahasiswa Songkhla Rajabhat University, mulai dari Arabika Flores Fullwash, Arabika Garut Natural Anaerob, Arabika Garut Natural Classic, Robusta Garut, Arabika Pagar Alam, hingga Robusta Lampung Barat.

“Kami juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan Songkhla Rajabhat University, khususnya dalam pengembangan produk kopi dan inovasi pangan,” kata Prof Rokhani.

Delegasi OVOC turut memperluas wawasan agroindustri melalui kunjungan ke festival Sook Siam Amazing Thai Fruit Paradise 2026, Simummuang Market, serta Agritechnica Asia & HortEx 2026. Kegiatan tersebut memberikan pembelajaran mengenai strategi pemasaran buah premium, tata kelola pasar hortikultura modern, hilirisasi produk berbasis buah, hingga perkembangan teknologi pertanian global.

“Perjalanan ini memberikan pengalaman baru bagi kami untuk melihat bagaimana potensi buah Indonesia dapat dikembangkan menjadi produk yang lebih bernilai tambah, inovatif, dan mampu bersaing di pasar global,” ungkap Dian Rahmah Fitri, salah satu anggota delegasi.

Melalui kegiatan ini, tim OVOC IPB University berharap dapat membawa berbagai inspirasi dan praktik baik dari Thailand untuk mendukung pengembangan sektor pertanian, agroindustri, dan pemberdayaan masyarakat di Indonesia secara berkelanjutan. (*/Rz)