Pakar IPB University Berikan Lima Tips Efektif Kelola Waktu untuk Ibu-ibu Pelaku UMKM

Pakar IPB University Berikan Lima Tips Efektif Kelola Waktu untuk Ibu-ibu Pelaku UMKM

pakar-ipb-university-berikan-lima-tips-efektif-kelola-waktu-untuk-ibu-ibu-pelaku-umkm.jpg
Ilustrasi (Magnific)
Berita / Riset dan Kepakaran

Bagi banyak ibu dengan peran ganda—ibu rumah tangga sekaligus menjalankan usaha—, waktu 24 jam sehari sering kali tidak cukup. Berbagai tantangan kerap mereka hadapi dalam menyeimbangkan urusan keluarga dan aktivitas usaha.

Sekolah Keluarga Berkualitas IPB University hadir menjawab permasalahan tersebut. Dalam Webinar Keluarga Produktif dan Berdaya (30/4), Dr Istiqlaliyah Muflikhati, dosen Ilmu Keluarga dan Konsumen, membagikan sejumlah tips praktis dalam mengelola waktu secara efektif.

“Waktu merupakan sumber daya yang terbatas, sehingga harus dikelola secara bijak melalui perencanaan yang matang, penentuan prioritas, serta komunikasi yang efektif antaranggota keluarga. Selain itu, menjaga keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan kehidupan keluarga juga menjadi hal yang sangat penting,” ungkapnya.

Keterbatasan waktu, tidak adanya prioritas yang jelas, hingga kaburnya batas antara pekerjaan rumah dan usaha menjadi penyebab utama ketidakefisienan, bahkan berpotensi memicu kelelahan hingga burnout. Sebagai solusi, Dr Istiqlaliyah membagikan beberapa strategi yang dapat diterapkan:

  1. Terapkan Teknik Batching
    Salah satu cara efektif menghemat waktu adalah dengan mengelompokkan pekerjaan sejenis dalam satu waktu. Dalam praktiknya, batching dapat dilakukan dengan memproduksi barang sekaligus dalam jumlah banyak, melakukan pengemasan dalam satu waktu, hingga berbelanja bahan baku untuk beberapa hari ke depan dalam satu kali kegiatan.
    “Dengan cara ini, waktu dan energi yang digunakan menjadi lebih hemat karena tidak perlu berulang kali berpindah dari satu jenis pekerjaan ke pekerjaan lainnya. Pendekatan ini mampu membantu meningkatkan efisiensi waktu dan energi, sehingga proses kerja menjadi lebih optimal dan terorganisasi,” jelasnya.

 

  1. Tentukan Skala Prioritas
    Selanjutnya, tentukan skala prioritas sehingga setiap pekerjaan dapat diselesaikan berdasarkan tingkat urgensi dan kepentingannya. Selain itu, penting untuk menghindari pemborosan waktu dengan mengelola distraksi dan memanfaatkan waktu secara lebih produktif.

 

  1. Susun Jadwal Harian
    Penyusunan jadwal harian menjadi langkah penting untuk mengatur alokasi waktu secara lebih terstruktur. “Dengan jadwal yang jelas, aktivitas dapat berjalan lebih sistematis dan membantu mengurangi potensi pekerjaan yang tertunda atau menumpuk,” kata Dr Istiqlaliyah.

 

  1. Kelola Distraksi
    Mengelola distraksi menjadi kunci agar waktu tidak terbuang percuma.
    Pemanfaatan waktu secara produktif akan membantu menjaga ritme kerja tetap efisien, terutama saat menjalankan peran ganda.

 

  1. Bangun Kolaborasi
    Pembagian peran antaranggota keluarga sangat penting untuk meringankan beban kerja. Kolaborasi ini memungkinkan pelaku UMKM tetap fokus menjalankan usaha tanpa mengabaikan tanggung jawab domestik.

Dalam jangka panjang, penerapan strategi ini diharapkan dapat membantu ibu UMKM mengelola waktu secara lebih optimal, meningkatkan produktivitas, serta menjaga keseimbangan antara usaha dan kehidupan keluarga.

“Ibu yang sehat, bahagia, dan terorganisasi dengan baik adalah fondasi keluarga yang kuat dan usaha yang berkembang. Mulai dari langkah kecil, konsisten, dan rayakan setiap kemajuan!” pungkasnya. (*/Rz)