Sedekah Protein dan Pengobatan Gratis dari IPB University untuk Masyarakat Desa Lingkar Kampus

Sedekah Protein dan Pengobatan Gratis dari IPB University untuk Masyarakat Desa Lingkar Kampus

sedekah-protein-dan-pengobatan-gratis-dari-ipb-university-untuk-masyarakat-desa-lingkar-kampus.jpg
Pengabdian Masyarakat

Unit Wakaf dan Dana Sosial (UWDS) IPB University dan Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa menyelenggarakan program Sedekah Protein dan Pengobatan Gratis bagi masyarakat lingkar kampus. Program berlangsung di Masjid Wakaf Al-Amin, Desa Cihideung Ilir, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor (5/5).

Kepala UWDS IPB University, Prof Alla Asmara, menjelaskan bahwa program ini menggabungkan dua kegiatan utama, yakni layanan kesehatan gratis dan distribusi asupan protein kepada masyarakat.

“Kegiatan ini bukan hanya pemeriksaan kesehatan, tetapi juga kami berikan tambahan protein kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan gizi, ” ujarnya.

Menurutnya, pemilihan konsep Sedekah Protein bertujuan untuk memberikan pendekatan yang lebih inspiratif dalam berbagi. “Protein merupakan salah satu nutrisi utama yang dibutuhkan semua kalangan, baik anak-anak maupun orang dewasa. Oleh karena itu, pada kegiatan perdana ini, setiap peserta mendapatkan bantuan berupa telur sebagai sumber protein.”

Program ini menyasar sekitar 100 peserta dalam setiap pelaksanaannya. Selain mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan gratis, peserta yang membutuhkan penanganan lanjutan akan dirujuk untuk memperoleh layanan medis lebih lanjut. 

Lebih lanjut, Prof Alla menegaskan bahwa kegiatan ini direncanakan berlangsung dua kali dalam sebulan, dengan skema satu kali di dalam kampus dan satu kali di desa-desa lingkar kampus. 

Ia juga menambahkan bahwa program ini menjadi bagian dari implementasi Kampus Berdampak, yang tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga pemberdayaan masyarakat.

Selain itu, Masjid Wakaf Al-Amin juga diharapkan dapat berfungsi lebih luas sebagai pusat pemberdayaan masyarakat, tidak hanya sebagai tempat ibadah. Program ini pun diarahkan untuk mendukung upaya penanganan stunting melalui pemenuhan kebutuhan protein masyarakat sekitar.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam kegiatan sosial. Menurutnya, semakin banyak pihak yang terlibat, maka semakin besar pula dampak yang dapat dihasilkan. 

“Antusiasme masyarakat serta dukungan para donatur menjadi indikator positif keberlanjutan program ini,” ucapnya.

Prof Alla juga berharap program Sedekah Protein dapat dikembangkan dengan variasi sumber gizi lainnya, termasuk produk inovasi IPB University, sehingga manfaatnya semakin luas dan berkelanjutan. (dr)