Tim Robot IPB University Raih Peringkat 3 Singapore Amazing Flying Machine Competition
Tim robot IPB University ‘Agrisena Aerial’ berhasil menorehkan prestasi dengan meraih peringkat 3 dalam ajang Singapore Amazing Flying Machine Competition (SAFMC). Kompetisi ini merupakan ajang internasional bergengsi yang menantang peserta merancang dan membangun mesin terbang inovatif.
Tim Agrisena Aerial terdiri dari mahasiswa lintas fakultas, yakni Lu’luul Maulidiyah, Alvian Raihan Ramadan, dan Syilma Zinata Aulia sebagai pilot dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Selain itu, Alicia Maharani dari Teknik Rekayasa Komputer Sekolah Vokasi, Okta Fitra Vidian, dan Muhammad Rafly Adhi Prathama sebagai mekanik dari Fakultas Teknik dan Teknologi, serta Annisya Jo Shafira dari Fakultas Pertanian turut memperkuat tim.
Dalam kompetisi tersebut, tim mengembangkan robot terbang atau drone yang mampu menjalankan misi kompleks, seperti mengambil payload, melewati lintasan berbentuk labirin, dan menjatuhkan payload ke kotak dengan warna yang sesuai.
Ketua tim, Lu’luul Maulidiyah, menyampaikan, “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. Prosesnya tidak mudah. Namun, berkat kerja sama tim, riset yang berkelanjutan dari tahun ke tahun, serta dukungan dari Direktorat Kemahasiswaan, Sekolah Vokasi, Fakultas Teknik dan Teknologi, dan Departemen Fisika, capaian ini akhirnya dapat terwujud dengan baik.”
“Kami juga sangat berterima kasih atas kontribusi serta pendampingan dari tim PRPM dan para alumni yang turut memberikan arahan dan dukungan selama proses persiapan hingga kompetisi. Berkat kolaborasi tersebut, kami dapat memberikan hasil terbaik.”
Ia menyebut bahwa pencapaian ini diharapkan menjadi pijakan bagi pengembangan riset tim selanjutnya. “Kami berharap keberhasilan ini bisa menjadi dasar riset lanjutan sekaligus memicu semangat tim berikutnya untuk membawa IPB ke kompetisi robotik tingkat internasional,” ujarnya.
Kompetisi SAFMC diikuti lebih dari 20 tim dari berbagai negara, seperti Indonesia, Singapura, dan Malaysia. SAFMC sendiri diselenggarakan oleh DSO National Laboratories bersama Science Centre Singapore. Kompetisi ini terbuka bagi peserta dari dalam dan luar negeri, dengan berbagai kategori seperti drone swarm dan pesawat layang tanpa tenaga.
Selain menguji kemampuan teknis, ajang ini juga menitikberatkan pada kreativitas serta kemampuan pemecahan masalah para peserta dalam merancang mesin terbang inovatif. (dh)
